Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • UU Polri Disahkan, Komisi III: Jangan Tunggu Kasus Viral Baru Gerak!
  • Berawal dari Titip iPhone 17, Raffi Ahmad Kini Terseret di Kasus Suap Blueray Cargo
  • Gila! New York Knicks Pecahkan Rekor NBA Lewat Comeback Heroik Final Game 4
  • Opening Ceremony Piala Dunia 2026 Digelar di Tiga Negara, Ada Shakira hingga LISA BLACKPINK
  • Wadirut Pertamina Tekankan Kolaborasi Lintas Bisnis untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
  • Disebut di Kasus BGN, Wakil Ketua KPK: Saya Tidak Bisnis Dapur
  • Houston Stadium, Rumah Teknologi dan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
  • Amankah Tidur dengan Kipas Angin Menyala Semalaman? Simak Faktanya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Diprediksi Melemah, Analis Pilih BBCA, TLKM hingga AMMN untuk Trading Hari Ini

IHSG Diprediksi Melemah, Analis Pilih BBCA, TLKM hingga AMMN untuk Trading Hari Ini

Market Gusti Tetiro11 Juni 2026 / 08:50 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Para investor pasar modal sedang berdiskusi tentang pilihan saham hari ini (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menghadapi tekanan pada perdagangan Kamis (11/6/2026) setelah sebelumnya mencatat reli kuat dengan kenaikan 155,72 poin atau 2,71% ke level 5.902,37. Potensi koreksi dinilai wajar setelah lonjakan tajam dalam beberapa hari terakhir, terlebih ketika sentimen global kembali memburuk akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Tekanan datang dari pasar global setelah indeks-indeks utama Wall Street ditutup melemah tajam pada perdagangan Rabu (10/6/2026) waktu setempat. Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok lebih dari 900 poin setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan lanjutan terhadap Iran. Kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik mendorong aksi jual di pasar saham global dan meningkatkan minat investor terhadap aset-aset safe haven.

Sentimen negatif tersebut juga menjalar ke kawasan Asia. Bursa saham Asia-Pasifik bergerak di zona merah pada perdagangan pagi ini sehingga berpotensi memengaruhi pergerakan IHSG yang sebelumnya menikmati reli kuat berkat penguatan rupiah, kenaikan BI Rate, dan membaiknya sentimen terhadap aset domestik.

Meski IHSG berpotensi terkoreksi, sejumlah analis melihat peluang trading masih terbuka pada beberapa saham pilihan yang dinilai memiliki prospek teknikal menarik.

Dari Mandiri Sekuritas, saham yang direkomendasikan adalah Bank Central Asia (BBCA), Telkom Indonesia (TLKM), dan Fore Kopi Indonesia (FORE).

Untuk BBCA, rekomendasi yang diberikan adalah buy dengan harga penutupan Rp5.650, target harga Rp5.775, serta stop loss di Rp5.575. Sementara TLKM direkomendasikan buy dengan target harga Rp2.900 dan stop loss Rp2.790. Adapun FORE direkomendasikan buy dengan target harga Rp740 dan stop loss Rp700.

BNI Sekuritas juga masih melihat peluang akumulasi pada sejumlah saham unggulan. Selain BBCA dan TLKM, BNI merekomendasikan speculative buy pada Buana Lintas Lautan (BULL), Merdeka Battery Materials (MBMA), Barito Renewables Energy (BREN), serta Sinergi Inti Andalan Prima (INET).

Baca Juga  Video: Belanja di Warteg Maksimal Rp20 Ribu, Purbaya: Saya Akan Investigasi

BBCA direkomendasikan dibeli pada area Rp5.600-Rp5.650 dengan target jangka pendek Rp5.725-Rp5.850. TLKM menarik pada area Rp2.780-Rp2.810 dengan target Rp2.850-Rp2.920. MBMA memiliki area beli Rp468-Rp472 dengan target Rp478-Rp492. Sementara BREN direkomendasikan pada area Rp4.200-Rp4.220 dengan target Rp4.280-Rp4.370. Untuk INET, area beli berada di Rp194-Rp196 dengan target Rp198-Rp206.

Di sisi lain, MNC Sekuritas memilih pendekatan buy on weakness pada sejumlah saham yang dinilai masih memiliki potensi kenaikan setelah mengalami koreksi.

Saham Amman Mineral Internasional (AMMN) direkomendasikan buy on weakness pada area Rp3.130-Rp3.280 dengan target harga Rp3.780 hingga Rp4.100. MNC memperkirakan saham ini sedang berada pada fase wave (iv) dari wave [v].

Selain itu, Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) direkomendasikan buy on weakness pada area Rp135-Rp142 dengan target Rp176-Rp193. Saham ini dinilai masih berada dalam tren penguatan yang didukung peningkatan volume pembelian.

Pilihan berikutnya adalah Sanurhasta Mitra (MINA) yang direkomendasikan pada area Rp276-Rp286 dengan target harga Rp328-Rp362. Sementara Solusi Sinergi Digital (WIFI) direkomendasikan buy on weakness pada area Rp1.465-Rp1.540 dengan target Rp1.735-Rp1.880.

Meskipun tekanan eksternal berpotensi memicu koreksi jangka pendek, pelaku pasar masih melihat peluang pada saham-saham yang memiliki momentum teknikal kuat. Investor tetap disarankan memperhatikan level cut loss dan manajemen risiko mengingat volatilitas pasar global masih tinggi seiring meningkatnya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian arah pasar internasional.

AMMN BBCA headline IHSG TLKM
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIHSG Berpeluang Tembus 6.000, BRI Danareksa Jagokan DSSA, MBMA dan BRPT
Next Article Amankah Tidur dengan Kipas Angin Menyala Semalaman? Simak Faktanya

Berita Lainnya

UU Polri Disahkan, Komisi III: Jangan Tunggu Kasus Viral Baru Gerak!

11 Juni 2026 / 12:00 WIB

Berawal dari Titip iPhone 17, Raffi Ahmad Kini Terseret di Kasus Suap Blueray Cargo

11 Juni 2026 / 11:24 WIB

Gila! New York Knicks Pecahkan Rekor NBA Lewat Comeback Heroik Final Game 4

11 Juni 2026 / 11:07 WIB

IHSG Berpeluang Tembus 6.000, BRI Danareksa Jagokan DSSA, MBMA dan BRPT

11 Juni 2026 / 08:19 WIB

Prabowo Jawab Kritik Soal Kunjungan Luar Negeri: Jalankan Politik Bebas Aktif

11 Juni 2026 / 07:30 WIB

Iran Dituding Ulur Waktu, Trump Pertimbangkan Serangan Militer Baru

11 Juni 2026 / 07:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Anggota TNI Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, DPR Bereaksi

Toto Pribadi30 Maret 2026 / 18:23 WIB

UU Polri Disahkan, Komisi III: Jangan Tunggu Kasus Viral Baru Gerak!

11 Juni 2026 / 12:00 WIB

Berawal dari Titip iPhone 17, Raffi Ahmad Kini Terseret di Kasus Suap Blueray Cargo

11 Juni 2026 / 11:24 WIB

Gila! New York Knicks Pecahkan Rekor NBA Lewat Comeback Heroik Final Game 4

11 Juni 2026 / 11:07 WIB

Opening Ceremony Piala Dunia 2026 Digelar di Tiga Negara, Ada Shakira hingga LISA BLACKPINK

11 Juni 2026 / 10:15 WIB

Wadirut Pertamina Tekankan Kolaborasi Lintas Bisnis untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

11 Juni 2026 / 10:14 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.