Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • IHSG Diprediksi Melemah, Analis Pilih BBCA, TLKM hingga AMMN untuk Trading Hari Ini
  • IHSG Berpeluang Tembus 6.000, BRI Danareksa Jagokan DSSA, MBMA dan BRPT
  • Kritik Tidak Menggoyahkan Komitmen Beckham Putra untuk Garuda
  • Lokasi Layanan SIM Keliling 11 Juni 2026
  • Lokasi Layanan Samsat Keliling 11 Juni 2026
  • Prabowo Jawab Kritik Soal Kunjungan Luar Negeri: Jalankan Politik Bebas Aktif
  • Iran Dituding Ulur Waktu, Trump Pertimbangkan Serangan Militer Baru
  • Kansas City Stadium: Stadion Paling Berisik Sejagat Siap Bakar Atmosfer Piala Dunia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Politik»Prabowo Jawab Kritik Soal Kunjungan Luar Negeri: Jalankan Politik Bebas Aktif

Prabowo Jawab Kritik Soal Kunjungan Luar Negeri: Jalankan Politik Bebas Aktif

Politik Deba Salamah11 Juni 2026 / 07:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Prabowo Subianto dalam acara Pembukaan Munas HIPMI XVIII Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).  (Setpres)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (Tutur.co.id) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukannya merupakan bagian dari upaya menjaga hubungan baik dengan negara-negara sahabat sekaligus menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang telah menjadi fondasi diplomasi Indonesia sejak awal kemerdekaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, yang diikuti secara daring dari Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyinggung kritik yang kerap muncul terkait intensitas kunjungan luar negeri yang dilakukan oleh seorang presiden. Prabowo menilai kritik yang muncul terhadap dirinya maupun Presiden ke-7 RI Joko Widodo sering kali bertolak belakang.

Menurut Prabowo, ketika Presiden Jokowi jarang melakukan kunjungan ke luar negeri, muncul anggapan bahwa Indonesia kurang aktif dalam diplomasi internasional. Sebaliknya, ketika dirinya aktif menghadiri berbagai agenda internasional, kritik juga tetap bermunculan.

“Jadi ada Presiden kayak Pak Jokowi yang jarang keluar negeri, disalahkan. Jokowi tidak pernah keluar negeri, Jokowi tidak peduli politik luar negeri. Saya sering ke luar negeri, ‘Prabowo sering ke luar negeri’. Aneh, sebetulnya tidak ada masalah,” kata Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia beruntung memiliki warisan politik luar negeri bebas aktif yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa.

Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, konflik di berbagai kawasan, serta hubungan yang kerap memanas antarnegara besar, prinsip tersebut dinilai tetap relevan untuk menjaga posisi Indonesia di panggung internasional.

Menurutnya, implementasi politik bebas aktif tercermin dari sikap Indonesia yang tidak berpihak pada blok tertentu, tetapi tetap menjalin hubungan baik dengan seluruh negara.

“Seribu kawan terlalu sedikit. Satu lawan terlalu banyak. Ini adalah garis yang saya tempuh,” ujar Presiden.

Baca Juga  Relawan Wanala Unair Lakukan Trauma Healing dan Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak Aceh Utara

Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia harus mampu membangun komunikasi dan kerja sama dengan semua pihak, termasuk negara-negara yang memiliki kepentingan berbeda di tingkat global.

Ia mencontohkan hubungannya yang baik dengan Presiden Rusia Vladimir Putin maupun Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Sekarang saya baik sama Presiden Putin, baik saya. Tapi saya baik juga sama Presiden Trump. Di sini saya disalahkan, di situ saya disalahkan. Tapi tidak ada masalah,” katanya.

Menurut Prabowo, menjaga hubungan baik dengan berbagai negara merupakan bagian dari strategi diplomasi untuk memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia.

Presiden menegaskan bahwa undangan dari negara-negara sahabat tidak bisa begitu saja ditolak karena hubungan internasional yang baik merupakan aset penting bagi Indonesia.

Di tengah berbagai kritik yang muncul, Prabowo mengaku tetap yakin dengan langkah diplomasi yang ditempuh selama tujuannya adalah untuk memperjuangkan kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.

“Untuk membela kepentingan rakyat, memang kita harus memelihara hubungan baik dengan semua pemerintah itu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa arah kebijakan luar negeri Indonesia saat ini berlandaskan prinsip “politik tetangga yang baik”. Melalui pendekatan tersebut, Indonesia berupaya menjaga hubungan harmonis dengan negara-negara di kawasan maupun mitra strategis di berbagai belahan dunia.

Menurut Presiden, hubungan yang baik dengan negara tetangga dan komunitas internasional akan memberikan manfaat besar bagi stabilitas, keamanan, investasi, hingga pertumbuhan ekonomi nasional.

“Makanya saya katakan politik Indonesia adalah politik tetangga yang baik,” ujar Prabowo.

headline HIPMI kunjungan luar negeri Politik Bebas Aktif Presiden Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIran Dituding Ulur Waktu, Trump Pertimbangkan Serangan Militer Baru
Next Article Lokasi Layanan Samsat Keliling 11 Juni 2026

Berita Lainnya

IHSG Diprediksi Melemah, Analis Pilih BBCA, TLKM hingga AMMN untuk Trading Hari Ini

11 Juni 2026 / 08:50 WIB

IHSG Berpeluang Tembus 6.000, BRI Danareksa Jagokan DSSA, MBMA dan BRPT

11 Juni 2026 / 08:19 WIB

Iran Dituding Ulur Waktu, Trump Pertimbangkan Serangan Militer Baru

11 Juni 2026 / 07:00 WIB

Seattle Stadium, Simbol Kegilaan Sepak Bola di Amerika Serikat

11 Juni 2026 / 03:00 WIB

Stadion Azteca Penuh Rekor: Saksi Kejayaan Pele dan Gol Tangan Tuhan Maradona

10 Juni 2026 / 21:38 WIB

Video: Geruduk Gedung BGN, MBG Watch Desak Pemerintah Hentikan “Ugal-Ugalan” MBG

10 Juni 2026 / 21:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Dua Komika Pembuka Acara Mens Rea Diperiksa Polda Metro Jaya

Deba Salamah05 Februari 2026 / 14:22 WIB

IHSG Diprediksi Melemah, Analis Pilih BBCA, TLKM hingga AMMN untuk Trading Hari Ini

11 Juni 2026 / 08:50 WIB

IHSG Berpeluang Tembus 6.000, BRI Danareksa Jagokan DSSA, MBMA dan BRPT

11 Juni 2026 / 08:19 WIB

Kritik Tidak Menggoyahkan Komitmen Beckham Putra untuk Garuda

11 Juni 2026 / 08:00 WIB

Lokasi Layanan SIM Keliling 11 Juni 2026

11 Juni 2026 / 07:36 WIB

Lokasi Layanan Samsat Keliling 11 Juni 2026

11 Juni 2026 / 07:32 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.