Liverpool (Tutur.co.id) – Liverpool resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim pelatih asal Belanda itu menangani The Reds. Keputusan tersebut diumumkan klub pada Sabtu waktu setempat, sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan Slot yang sempat membawa Liverpool meraih gelar Liga Inggris pada musim perdananya.
Dalam pernyataan resmi klub, Liverpool menyebut proses pencarian pelatih baru telah dimulai. Manajemen menegaskan keputusan tersebut diambil setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim sepanjang musim 2025/2026.
“Liverpool FC dapat mengonfirmasi bahwa Arne Slot akan meninggalkan posisinya sebagai pelatih kepala dengan segera dan bahwa proses untuk menunjuk penggantinya sedang berlangsung,” demikian pernyataan klub.
Keputusan itu cukup mengejutkan karena beberapa bulan sebelumnya manajemen Liverpool masih menunjukkan dukungan kepada Slot. Bahkan pelatih berusia 47 tahun tersebut diyakini tetap akan memimpin tim pada musim depan setelah berhasil mengamankan tiket Liga Champions di penghujung kompetisi. Namun, hasil evaluasi akhir membuat klub memilih mengambil arah baru.
Musim 2025/2026 menjadi periode yang sulit bagi Liverpool. Setelah tampil impresif pada musim pertama Slot dengan membawa klub meraih gelar Liga Inggris ke-20, performa tim mengalami penurunan tajam. Liverpool menelan banyak kekalahan di berbagai kompetisi dan gagal bersaing dalam perburuan trofi.
Selain persoalan di lapangan, Liverpool juga menghadapi situasi emosional yang berat setelah meninggalnya Diogo Jota. Peristiwa tersebut disebut turut memengaruhi perjalanan tim sepanjang musim. Meski demikian, manajemen tetap memberikan apresiasi atas cara Slot memimpin skuad dalam masa yang penuh tekanan tersebut.
Dalam pernyataannya, Liverpool menegaskan bahwa keputusan berpisah dengan Slot bukan karena mengabaikan kontribusinya selama ini. Klub justru menyampaikan penghargaan atas keberhasilan sang pelatih membawa Liverpool kembali menjadi juara Liga Inggris pada musim 2024/2025.
“Ia meninggalkan klub dengan catatan gelar Premier League serta rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam dari kami,” tulis Liverpool dalam pernyataan resminya.
Sejumlah laporan media Inggris menyebut salah satu pertimbangan utama di balik keputusan tersebut adalah keinginan klub untuk mengubah pendekatan permainan. Liverpool disebut ingin kembali mengembangkan gaya bermain yang lebih agresif dan menekan, sejalan dengan perubahan dinamika persaingan di Liga Inggris.
Nama pelatih Andoni Iraola langsung mencuat sebagai kandidat terkuat pengganti Slot. Pelatih asal Spanyol itu dinilai sesuai dengan filosofi permainan yang ingin diterapkan Liverpool setelah sukses membawa Bournemouth tampil kompetitif dalam beberapa musim terakhir. Selain Iraola, beberapa nama lain seperti Sebastian Hoeness dan Pierre Sage juga disebut masuk dalam radar klub.
Bagi Slot, perpisahan ini menutup perjalanan yang penuh dinamika di Anfield. Ia datang pada 2024 untuk menggantikan Jürgen Klopp, sosok yang meninggalkan warisan besar di Liverpool. Meski sempat menghadirkan gelar liga pada musim pertamanya, hasil mengecewakan pada musim berikutnya membuat kebersamaan kedua pihak berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.
Kini Liverpool memasuki fase baru dengan mencari sosok yang mampu mengembalikan daya saing tim di level domestik maupun Eropa. Sementara itu, Arne Slot meninggalkan Anfield dengan satu trofi Liga Inggris dan catatan sebagai pelatih yang pernah membawa Liverpool kembali ke puncak kompetisi Inggris setelah era Klopp.

