Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Energi & Tambang»Hadapi Tantangan Geopolitik, Indonesia Perkuat Kolaborasi untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional

Hadapi Tantangan Geopolitik, Indonesia Perkuat Kolaborasi untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional

Energi & Tambang Galuh Parantri21 Mei 2026 / 13:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza menjadi narasumber pada sesi Global Executive Talk “The End Of Easy Energy” saat acara 50th IPA Convex yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, Banten pada Rabu (20/5/2026) (Foto: Tutur/Pertamina)
Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza menjadi narasumber pada sesi Global Executive Talk “The End Of Easy Energy” saat acara 50th IPA Convex yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, Banten pada Rabu (20/5/2026) (Foto: Tutur/Pertamina)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Pemerintah Indonesia bersama PT Pertamina (Persero) memperkuat komitmen kolaborasi guna menjaga ketahanan energi nasional di tengah tantangan geopolitik dan geoekonomi global yang semakin dinamis.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan kondisi geopolitik, geoekonomi, serta ketegangan politik global saat ini memicu ketidakpastian di berbagai negara, termasuk berdampak terhadap sektor energi dunia.

“Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh negara-negara yang sedang bertikai, tapi hampir semua negara, bahkan hampir semua rakyat dunia, termasuk di Indonesia,” kata Bahlil dalam pembukaan IPA Convex ke-50 di ICE BSD City, berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.

Meski menghadapi tantangan global, Bahlil menyebut perekonomian Indonesia masih mampu tumbuh pada kuartal pertama 2026. Menurutnya, pemerintah terus mencari alternatif energi baru untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

“Atas arahan Presiden, harus segera mencari alternatif-alternatif energi lain yang tidak hanya mengedepankan BBM yang bersumber dari fosil,” ujarnya.

Senada dengan pemerintah, Pertamina juga menegaskan komitmennya menjaga ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya kompleksitas industri energi global, berakhirnya era easy energy, hingga gangguan rantai pasok dunia.

Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza mengatakan penguatan kolaborasi strategis, percepatan penerapan teknologi, dan optimalisasi produksi energi domestik menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional.

“Pada dasarnya, memang era easy energy sudah berlalu. Namun jika kita melihat lebih jauh, khususnya di Indonesia, kita masih memiliki peluang yang sangat besar,” kata Oki dalam sesi Global Executive Talk bertema “The End of Easy Energy: The New Reality of Oil and Gas”.

Oki juga menyoroti meningkatnya risiko gangguan pasokan energi global akibat ketegangan geopolitik di kawasan Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur perdagangan energi utama dunia. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu volatilitas harga energi dan memengaruhi stabilitas pasokan global.

Baca Juga  Pertamina Raih PRCA APAC Awards 2026, Perkuat Kepercayaan Investor untuk Ketahanan Energi

Menurutnya, Pertamina memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan keberlanjutan energi di seluruh Indonesia. Karena itu, peningkatan produksi minyak dan gas domestik menjadi salah satu fokus utama perusahaan.

“Hal pertama yang kami lakukan adalah meningkatkan dan memaksimalkan produksi domestik minyak dan gas,” ujarnya.

Selain meningkatkan produksi nasional, Pertamina juga memperkuat kemitraan strategis dengan berbagai perusahaan energi global untuk berbagi keahlian dan mengurangi risiko bisnis. Di sisi lain, koordinasi dengan pemerintah dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan investasi energi, termasuk melalui dukungan perpanjangan kontrak, penyesuaian skema bagi hasil, hingga pemberian insentif fiskal.

Pemanfaatan teknologi seperti supercomputer dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) juga dinilai semakin penting untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung proses eksplorasi energi yang lebih akurat.

Oki menilai Indonesia masih memiliki peluang besar dalam pengembangan sektor energi, termasuk sumber daya migas nonkonvensional dan enhanced oil recovery (EOR).

“Indonesia memiliki peluang yang sangat besar. Jadi, bagi para investor, engineer, maupun regulator, Indonesia menawarkan begitu banyak peluang yang dapat dikembangkan,” tutupnya.

Bahlil Lahadalia Darurat energi Indonesia easy energy Pertamina
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKawal BGN, KPK: Baru Berdiri 2024 Tapi Langsung Diberi Amanat Mengelola Anggaran Jumbo
Next Article Purbaya Bakal Tentukan Nasib Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi

Berita Lainnya

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Dipanggil Kejagung, Sudirman Said Jadi Saksi Buronan Riza Chalid di Kasus Petral

17 Juli 2026 / 17:49 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bantah Isu Transporter Mogok Salurkan BBM

17 Juli 2026 / 17:49 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB

BBM Langka di Sumatera Utara, Komisi XII DPR RI Desak Pertamina Gerak Cepat

17 Juli 2026 / 15:48 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Penyakit Jantung Bisa Dicegah, Dokter Ungkap 5 Kebiasaan Sederhana yang Paling Berpengaruh

Muthia Hanifah06 Juni 2026 / 05:02 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.