Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Poin-poin Penting Surat Terbuka Ikatan Dokter Anak kepada BGN, Polemik Susu Formula

Poin-poin Penting Surat Terbuka Ikatan Dokter Anak kepada BGN, Polemik Susu Formula

Nasional Toto Pribadi21 Mei 2026 / 11:36 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi ibu menyusui ASI (Foto: Tutur/IDAI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI telah melayangkan surat terbuka kepada pimpinan Badan Gizi Nasional terkait kebijakan distribusi susu formula massal yang dinilai berisiko mengganggu pemberian Air Susu Ibu (ASI) pada bayi.

Surat yang diunggah melalui akun Instagram resmi IDAI pada Rabu, 20 Mei 2026 kemarin ditujukan kepada Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, beserta tiga wakil kepala BGN, yakni Nanik Sudaryati Deyang, Lodewyk Pusung, dan Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya.

Dalam surat terbuka tersebut, IDAI dalam hal ini Satuan Tugas ASI dan UKK Nutrisi Penyakit Metabolik IDAI menyampaikan beberapa poin penting terkait langkah BGN lewat program Makan Bergizi Gratis (MBG) soal disribusi susu formula.

Poin pentingnya, IDAI menilai distribusi susu formula secara massal tanpa pemeriksaan dokter dan tanpa indikasi medis berpotensi membuat ibu berhenti menyusui lebih cepat. Padahal idealnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) itu idealnya 6 bulan.

Karena itu, IDAI mengeluarkan pernyataan sikap yakni menolak distribusi susu formula massal tanpa indikasi medis, menegaskan ASI memiliki manfaat biologis yang tak tergantikan, mengingatkan aturan hukum soal pemberian susu formula dan meminta kebijakan gizi nasional berpihak pada kesehatan anak.

Dalam surat terbuka itu, IDAI juga menegaskan bahwa pemberian susu formula tanpa indikasi medis itu berpotensi membuat ibu berhenti menyusui lebih cepat. Padahal kandungan dalam ASI seperti zat imun dan antibodi hingga bateri baik sangat penting bagi pertumbuhan otak dan usus.

Hal itu juga telah dikuatkan dengan dasar hukum yang jelas yakni Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 yang salah satu poin pentingnya menegaskan bahwa susu formula hanya boleh diberikan =atas rekomendasi dokter dan indikasi medis.

Baca Juga  Wamenaker: Outsourcing Tidak Dapat Dihapus Sepenuhnya

Pesan kunci dari surat terbuka IDAI ini juga menegaskan bahwa negara harus hadir sebagai pelindung, bukan perantara bisnis dengan memastikan kebijakan gizi berpihak pada kesehatan anak dan perlindungan ASI.

badan gizi nasional BGN headline ikatan dokter anak indonesia (IDAI) MBG Program Makan Bergizi Gratis (MBG) surat terbuka IDAI susu formula
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKPK Segera Tahan 2 Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji
Next Article Video: Pemerintah Kurangi Anggaran MBG, Purbaya: Jangan Nyalah-Nyalahin MBG Lagi!

Berita Lainnya

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB
Form Komentar Cancel Reply

BEI Buka Suspensi Saham ELPI Mulai Sesi I, Investor Bisa Kembali Bertransaksi

Gusti Tetiro13 Februari 2026 / 08:55 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.