Barcelona (Tutur.co.id) – Pembalap Pertamina VR46 Racing Team Fabio Di Giannantonio meraih kemenangan pada MotoGP Catalunya 2026 yang berlangsung penuh insiden di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026). Balapan sempat dihentikan dua kali akibat kecelakaan besar yang melibatkan sejumlah pembalap.
Di Giannantonio tampil konsisten sepanjang balapan dan berhasil mengambil alih posisi terdepan pada fase akhir race yang berlangsung ulang dalam format lebih singkat. Kemenangan ini menjadi kemenangan pertamanya di MotoGP sejak 2023 sekaligus hasil penting bagi VR46 Racing Team musim ini.
Balapan awalnya berlangsung ketat sejak lap pertama dengan Pedro Acosta memimpin di depan Alex Marquez, Raul Fernandez, dan Jorge Martin. Persaingan di barisan depan berlangsung agresif sebelum insiden besar terjadi pada lap ke-12.
Alex Marquez mengalami kecelakaan serius setelah menabrak motor Pedro Acosta yang melambat akibat masalah teknis. Insiden tersebut membuat Alex terlempar keluar lintasan dan mengalami retak tulang leher serta cedera tulang selangka kanan. Balapan kemudian dihentikan dengan bendera merah untuk memberikan penanganan medis dan membersihkan lintasan.
Setelah race dilanjutkan, balapan kembali diwarnai insiden lain yang melibatkan Johann Zarco, Francesco Bagnaia, dan Luca Marini di tikungan pertama. Kecelakaan tersebut memicu red flag kedua sehingga race kembali dihentikan sementara.
Dalam restart terakhir yang berlangsung selama 12 lap, Di Giannantonio tampil lebih tenang dan mampu memanfaatkan situasi untuk memimpin balapan. Pembalap asal Italia itu kemudian mempertahankan posisinya hingga garis finis.
“Saya hanya mencoba tetap fokus dan menghindari masalah,” kata Di Giannantonio usai balapan.
Joan Mir sebenarnya finis di posisi kedua, tetapi mendapat penalti tekanan ban sehingga posisinya turun. Hasil revisi menempatkan Fermin Aldeguer di posisi kedua dan Francesco Bagnaia di posisi ketiga.
Sementara itu, Pedro Acosta gagal mengubah pole position menjadi kemenangan setelah terjatuh pada lap

