Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Prabowo Sebut Australia hingga Brasil Minta Pupuk ke RI di Tengah Penutupan Selat Hormuz

Prabowo Sebut Australia hingga Brasil Minta Pupuk ke RI di Tengah Penutupan Selat Hormuz

Nasional Ahmad Nuryaman16 Mei 2026 / 21:14 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Nganjuk (tutur.co.id) – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan banyak negara mulai meminta bantuan kepada Indonesia di tengah gejolak global akibat perang di Timur Tengah. Permintaan bantuan itu mulai dari pupuk hingga beras setelah terganggunya rantai pasok dunia akibat penutupan Selat Hormuz.

Prabowo mengatakan, Indonesia harus mampu menjaga kekayaan alam dan sumber dayanya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Ia pun optimistis Indonesia dapat bangkit menjadi negara yang kuat dalam waktu tidak terlalu lama.

“Negara kita kaya, harus kita amankan kekayaan tersebut untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Saya bertekad, saya percaya dan saya yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama kita akan bangkit,” kata Prabowo dalam sambutan saat Peresmian Museum dan Rumah Singgah Ibu Marsinah, Nganjuk, Sabtu 16 Mei 2026.

Menurutnya, situasi perang di Timur Tengah membuat banyak negara panik karena pasokan energi dunia terganggu. Ia menyoroti penutupan Selat Hormuz yang selama ini menjadi jalur sekitar 20 persen distribusi bahan bakar minyak dunia.

“Sekarang sudah terbukti banyak negara yang kesulitan yang panik karena perang di Timur Tengah, Selat Hormuz ditutup,” ucapnya.

Menurut Presiden, dampak penutupan jalur tersebut juga memukul industri pupuk global karena sebagian besar bahan baku pupuk berasal dari minyak dan gas. Kondisi itu membuat sejumlah negara mulai mencari pasokan pupuk dari Indonesia.

Ia mengaku telah menerima laporan dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bahwa sejumlah negara meminta pasokan pupuk urea dari Indonesia. Meski demikian, pemerintah disebut tidak ingin bersikap berlebihan atas kondisi tersebut.

Banyak negara minta pupuk dari Indonesia. Kita tidak euforia, kita tidak sombong, tapi kita berada di pihak yang bisa memberi bantuan,” jelas Prabowo.

Baca Juga  Video: DPR Bahas Ganja Medis, Hinca Panjaitan Usul Legalisasi Terbatas Lewat KEK

Prabowo menyebut Australia menjadi salah satu negara yang meminta bantuan pupuk dari Indonesia. Pemerintah pun memutuskan menjual 500 ribu ton urea ke negara tersebut.

Selain Australia, sejumlah negara lain seperti Filipina, India, Bangladesh, hingga Brasil juga disebut meminta pupuk dari Indonesia. Prabowo mengaku telah memerintahkan agar seluruh permintaan tersebut dibantu.

“Kita (sudah) jual ke Australia 500 ribu ton (pupuk) urea. Filipina juga minta ke kita, kemudian India minta ke kita, Bangladesh, Brazil, perintah saya bantu semua,” tegasnya.

Tak hanya pupuk, Prabowo mengatakan banyak negara kini mulai melirik Indonesia untuk membeli beras. Ia menilai kondisi tersebut menjadi bukti pentingnya menjaga ketahanan pangan nasional dan swasembada pertanian.

“Juga banyak negara mau beli beras dari kita. Bayangkan kalau kita tidak swasembada, kalau kita tidak buru-buru beresin masalah pertanian,” ujar Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga memuji kinerja Mentan Amran yang dinilai bekerja keras menjaga sektor pangan nasional. Ia menyebut sang menteri hampir selalu berada di lapangan mengurus pertanian.

Selain itu, Prabowo turut mengapresiasi dukungan TNI dan Polri dalam membantu program pangan hingga pembangunan gudang dan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Saya terima kasih panglima TNI juga turun membantu, Polri juga luar biasa mendukung proses ini,” pungkasnya.

Museum dan Rumah Singgah Ibu Marsinah nganjuk Prabowo Subianto Pupuk Urea Rumah Singgah Ibu Marsinah selat hormuz
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGuardiola Pastikan Manchester City Siap Hadapi Chelsea di Final Piala FA
Next Article Nonton Thailand Open 2026 Makin Praktis, Suporter RI Bisa Bayar Pakai wondr by BNI

Berita Lainnya

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK

17 Juli 2026 / 16:14 WIB

Kabar Baik! Bansos BPNT Triwulan III 2026 Mulai Cair Rp 600.000, Cek Syarat dan Penerimanya

17 Juli 2026 / 13:08 WIB

Dua Kali Disambut Sri Sultan di Yogyakarta, Menkeu Purbaya Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Inovasi Hijau

17 Juli 2026 / 13:01 WIB

Jangan Terlambat! Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta 17 Juli 2026

17 Juli 2026 / 07:41 WIB
Form Komentar Cancel Reply

5 Ide Perayaan Hari Kartini di Kantor

Galuh Parantri14 April 2026 / 09:42 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.