Jakarta (tutur.co.id) – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menilai tatanan dunia saat ini berada dalam kondisi yang semakin rapuh. Hal tersebut disampaikan dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Kementerian Luar Negeri, Jakarta.
Sugiono menyoroti melemahnya penghormatan terhadap hukum internasional yang kerap diterapkan secara a la carte, demi kepentingan nasional sempit tanpa mempertimbangkan keamanan bersama.
Ia juga menegaskan dunia kini kembali menyaksikan fenomena “siapa kuat, dia menang”, yang berpotensi meruntuhkan kepercayaan global terhadap aturan dan tatanan internasional.
