Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Energi & Tambang»Bos IMF Beberkan Skenario Terburuk Jika Perang Iran hingga 2027

Bos IMF Beberkan Skenario Terburuk Jika Perang Iran hingga 2027

Energi & Tambang Toto Pribadi05 Mei 2026 / 11:25 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Iran merayakan peluncuran pertama rudal balistik Sejjil sejak dimulainya konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. (Foto: IRIB-Russia Today)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Washington (tutur.co.id) – Bos Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva memperingatkan bahaya besar jika Perang Iran terus berlangsung hingga tahun 2027. Ia menggambarkan dunia akan runtuh jika konflik di Timur Tengah itu tak segera mereda.

Georgieva menambahkan, terguncang ekonomi global sudah terlihat dari inflasi yang meningkat seiring dengan terus meroketnya harga minyak yang saat ini dan berpotensi menyentuh di angka 125 dollar AS per barel.

Kelanjutan perang antara AS-Israel versus Iran, menurut Georgieva, berarti bahwa skenario referensi IMF yang mengasumsikan konflik jangka pendek berdampak perlambatan pertumbuhan menjadi 3,1% dan peningkatan harga menjadi 4,4% sudah tidak mungkin lagi.

“Skenario ini, dengan berlalunya hari demi hari, semakin jauh tertinggal di kaca spion,” kata Georgieva dilansir dari newsmax, Selasa 5 Mei 2026.

Dengan kata lain, masih menurut Georgieva, kelanjutan perang Iran berarti akan membawa dunia memasuki fase ‘Skenario Buruk’ IMF dan itu sudah terjadi.

Saat ini, ekspektasi inflasi jangka panjang memang masih terkendali dan kondisi keuangan juga tidak mengetat, tetapi hal itu dapat berubah jika perang berlanjut, kata Georgieva dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan Milken Institute, Selasa 5 Mei 2026.

“Sekarang, jika ini berlanjut hingga 2027 dan kita memiliki harga minyak sekitar $125, maka kita akan mendapatkan hasil yang jauh lebih buruk. Kemudian kita akan melihat inflasi meningkat dan tak terelakan lagi ekspektasi inflasi akan mulai tak terkendali,” kata Georgieva.

Bulan lalu, IMF mengeluarkan tiga skenario untuk jalur pertumbuhan produk domestik bruto global pada 2026 dan 2027 di tengah ketidakpastian besar atas perang Iran. Yakni “prakiraan referensi” utama, “skenario buruk” menengah, dan “skenario parah” yang tentu jauh lebih buruk.

Baca Juga  Kalahkan Liverpool, Manchester United Pastikan Tiket ke Liga Champions

Skenario buruk memperkirakan pertumbuhan global melambat menjadi 2,5% pada tahun 2026 dan inflasi utama sebesar 5,4%. Skenario parah memperkirakan pertumbuhan hanya 2% dan inflasi utama sebesar 5,8%.

Ketua dan CEO Chevron, Mike Wirth, yang berbicara di panel yang sama, mengatakan bahwa kekurangan pasokan minyak secara fisik akan mulai muncul di seluruh dunia karena penutupan Selat Hormuz, yang dilalui 20% pasokan minyak mentah global sebelum perang.

Ekonomi akan mulai menyusut, pertama di Asia, karena permintaan menyesuaikan diri untuk memenuhi pasokan, sementara selat tetap tertutup karena perang AS-Israel dengan Iran, kata Wirth.

Georgieva mengatakan IMF dengan cermat memantau dampak konflik yang bergerak lambat terhadap rantai pasokan, dengan pupuk sudah 30% hingga 40% lebih mahal, yang akan mendorong harga pangan naik antara 3% dan 6%. Industri lain juga dapat terpengaruh.

“Yang ingin saya tekankan adalah ini benar-benar serius,” katanya, menyatakan keprihatinan bahwa banyak pembuat kebijakan masih bertindak seolah-olah krisis akan berakhir dalam beberapa bulan dan menerapkan langkah-langkah untuk mengurangi dampak pada konsumen dan bisnis, yang membuat permintaan minyak tetap tinggi.

“Jangan menuangkan bensin ke api. Semua orang di ruangan ini tahu bahwa jika pasokan menyusut maka permintaan pasti akan mengikutinya,” pungkasnya.

dana moneter internasional (IMF) Harga minyak dunia headline imf Penutupan Selat Hormuz Perang Iran Selat Hormuz ditutup
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePerang Pecah Lagi, Uni Emirat Arab Cegat 15 Rudal dan 4 Drone Iran
Next Article Menteri LH Dorong Pendekatan Green Policing, Bentuk Upaya Preventif Pengendalian Lingkungan

Berita Lainnya

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB
Form Komentar Cancel Reply

AS dan Iran Sepakati Perpanjangan Gencatan Senjata 60 Hari

Deba Salamah29 Mei 2026 / 06:00 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.