Surabaya (tutur.co.id) – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan Myanmar bernama Su Pyae (27) dilaporkan mengalami sakit mendadak yang mengharuskannya segera mendapatkan penanganan khusus, Sabtu, 3 Mei 2025
Kabar tersebut diterima Kantor SAR Kelas A Surabaya dari laporan MV Ocean Road berbendera Panama, kemudian segera dikerahkan satu tim rescue menuju ke titik intercept (pertemuan) dengan menggunakan KN SAR 249 Permadi pukul 04.10 WIB.
Untuk sampai ke titik evakuasi, tim harus menempuh sekitar 65,2 mil laut.
“KN SAR 249 Permadi tiba di lokasi intercept pada pukul 06.40 WIB dan langsung melakukan proses sandar di lambung kiri MV Ocean Road,” kata Nanang, SAR Mission Coordinator (SMC) berdasarkan keterangan tertulis yang diterima redaksi.
Evakuasi melibatkan tim gabungan yang terdiri dari rescuer BASARNAS, perawat RS PHC, serta perwakilan agen kapal.
Setelah berhasil merapat, tim langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bersangkutan.
Perawat RS PHC memeriksa kondisi kesehatan Su Pyae, termasuk tekanan darah dan bagian tubuh yang mengalami keluhan. Setelah itu, korban dievakuasi ke KN SAR 249 Permadi.
Tim berhasil sampai di Dermaga Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, pada pukul 10.30 WIB. Selanjutnya, Su Pyae dibawa ke RS PHC Surabaya untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

