Jakarta (tutur.co.id) — Harga emas perhiasan di pasar domestik terpantau bergerak datar pada Kamis pagi (30/4/2026). Sejumlah pelaku industri seperti Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas kompak mempertahankan harga di seluruh kadar karat.
Stabilnya harga ini mencerminkan fase “wait and see” di pasar emas, di tengah ketidakpastian global dan fluktuasi nilai tukar yang masih berlangsung. Pelaku pasar cenderung menahan posisi sembari menanti arah kebijakan bank sentral global serta pergerakan harga emas dunia.
Secara umum, harga emas perhiasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari permintaan industri global, pergerakan nilai tukar, hingga kebijakan moneter yang berdampak pada daya tarik aset safe haven.
Di tengah kondisi tersebut, calon pembeli maupun investor disarankan tetap mencermati pergerakan harga secara berkala untuk menentukan momentum transaksi yang optimal.
Rincian Harga Emas Perhiasan:
Raja Emas Indonesia
24K: Rp2.230.000/gram
23K: Rp2.078.000/gram
22K: Rp1.987.000/gram
21K: Rp1.898.000/gram
20K: Rp1.807.000/gram
19K: Rp1.716.000/gram
18K: Rp1.627.000/gram
17K: Rp1.536.000/gram
16K: Rp1.445.000/gram
15K: Rp1.356.000/gram
14K: Rp1.265.000/gram
13K: Rp1.174.000/gram
12K: Rp1.085.000/gram
Hartadinata Abadi
22K: Rp2.478.000/gram
20K: Rp2.430.000/gram
17K: Rp2.165.000/gram
16K: Rp2.045.000/gram
9K: Rp1.371.000/gram
8K: Rp1.263.000/gram
6K: Rp1.083.000/gram
Laku Emas (CMK Group)
24K: Rp2.424.000/gram
23K: Rp2.082.000/gram
22K: Rp1.991.000/gram
21K: Rp1.904.000/gram
20K: Rp1.812.000/gram
19K: Rp1.720.000/gram
18K: Rp1.628.000/gram
17K: Rp1.535.000/gram
16K: Rp1.443.000/gram
15K: Rp1.353.000/gram
14K: Rp1.262.000/gram
13K: Rp1.172.000/gram
12K: Rp1.080.000/gram
Dengan harga yang cenderung stagnan, pasar emas domestik kini menunggu katalis baru, baik dari arah kebijakan suku bunga global maupun dinamika geopolitik yang dapat menggerakkan harga ke level berikutnya.

