Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Mobil»Penjualan Mobil Listrik BYD Terus Melorot di Negara Asal, Ini Solusinya

Penjualan Mobil Listrik BYD Terus Melorot di Negara Asal, Ini Solusinya

Mobil Rizky Alfiantiko28 April 2026 / 18:38 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Mobil listrik modern dari BYD yang sedang melakukan pengisian daya di stasiun fast charging futuristik, menegaskan keunggulan teknologi cas cepat 12 menit dengan latar kota modern sebagai simbol mobilitas masa depan yang efisien.(Foto:Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Beijing (tutur.co.id) – Penjualan BYD di Tiongkok terus melorot dalam tujuh bulan terakhir. Ketatnya persaingan di pasar mobil listrik membuat BYD terus berpikir keras untuk mendongkrak penjualan. Salah satunya dengan terus berinovasi. Yang terbaru, BYD kini tengah mengembangkan chraging baterai super cepat.

BYD tampaknya sadar, ada masalah mendasar bagi para pengguna mobil listrik saat ini. Charging atau pengisian baterai yang relatif lama menjadi salah satu alasannya. Salah satu terobosan utama adalah teknologi baterai generasi kedua dengan fitur “flash charging”.

Teknologi ini memungkinkan pengisian daya dari 20% hingga 97% dalam waktu kurang dari 12 menit. Bahkan, performa tersebut tetap optimal pada suhu ekstrem hingga minus 20 derajat Celsius. Dengan daya jelajah hingga 777 kilometer, teknologi ini menjadi solusi nyata atas kekhawatiran pengguna terhadap kendaraan listrik.

Selain inovasi produk, BYD juga mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung. Perusahaan menargetkan pembangunan sekitar 20.000 stasiun pengisian cepat di China dan 6.000 unit di pasar internasional dalam 12 bulan ke depan. Ekspansi ini bertujuan menciptakan ekosistem EV yang lebih matang dan mudah diakses. Infrastruktur yang kuat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik.

Di tengah tantangan, BYD tetap menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Penjualan global melonjak drastis dari 420.000 unit pada 2020 menjadi 4,6 juta unit pada 2025. Pencapaian ini menjadikan BYD sebagai salah satu produsen mobil terbesar di dunia. Bahkan, perusahaan berhasil melampaui Tesla sebagai produsen kendaraan listrik terbesar secara global.

Namun, persaingan di pasar China semakin sengit dengan kehadiran pemain kuat seperti Geely dan Leapmotor. Kompetisi ini membuat posisi BYD sempat tergeser dalam penjualan bulanan. Meski demikian, para analis menilai kondisi ini lebih disebabkan oleh meningkatnya kompetisi, bukan penurunan kualitas strategi BYD. Perusahaan tetap memahami kebutuhan pasar dengan sangat baik.

Baca Juga  Revolusi Baru Otomotif! Mesin Hidrogen Diklaim Lebih Murah dan Ramah Lingkungan

Untuk mengimbangi tekanan domestik, BYD mempercepat ekspansi global secara agresif. Penjualan di Eropa meningkat hingga 270% pada 2025, sementara kuartal pertama menunjukkan pertumbuhan signifikan. BYD menargetkan penjualan internasional mencapai 1,5 juta unit pada 2026.

baterai kendaraan listrik BYD Mobil Listrik penjualan mobil
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKaryawan Kompas Menjadi Salah Satu Korban Meninggal Kecelakaan Kereta Bekasi
Next Article Presiden Prabowo Ziarah Makam Sang Kakek, Warga: Sehat Selalu Pak!

Berita Lainnya

Operasi Senyap Mobil Merek China, Kuasai 18 Persen Pasar Otomotif Indonesia

15 Juli 2026 / 20:27 WIB

Mobil Mitsubishi Bakal Diproduksi Karyawan Robot, Mulai 2027!

15 Juli 2026 / 13:07 WIB

Kejutan GIIAS 2026! Honda Super-One Bakal Meluncur, Pertahankan Karakter di Era Listrik

14 Juli 2026 / 22:45 WIB

Siap-siap GIIAS 2026 Hadir di 5 Kota Besar, Surabaya hingga Makassar

14 Juli 2026 / 14:00 WIB

Buruan Serbu! GIIAS 2026 Buka Presale Tiket Diskon 25 Persen

14 Juli 2026 / 02:06 WIB

Jadwal dan Harga Tiket GIIAS 2026, Beli Online Hanya Rp50 Ribu

13 Juli 2026 / 21:34 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Jadwal Game 1 Final IBL 2026: Bogor Hornbills vs Pelita Jaya Jakarta 

Sasha Widiawati18 Juni 2026 / 09:52 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.