Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Energi & Tambang»Pertamina Perkuat Kolaborasi Bioetanol, Dorong Target E20 pada 2028

Pertamina Perkuat Kolaborasi Bioetanol, Dorong Target E20 pada 2028

Energi & Tambang Galuh Parantri28 April 2026 / 15:54 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
CEO Pertamina New & Renewable Energy, John Anis, bersama PTPN III, Ryanto Wisnuardhy dan MedCo, Aradea Z Arifin melakukan penandatanganan kerja sama Pengembangan Bioetanol di Palm Oil, Gedung Agro Plaza, Jakarta pada Senin (27/04/2026). (Foto: Tutur/ Pertamina)
CEO Pertamina New & Renewable Energy, John Anis, bersama PTPN III, Ryanto Wisnuardhy dan MedCo, Aradea Z Arifin melakukan penandatanganan kerja sama Pengembangan Bioetanol di Palm Oil, Gedung Agro Plaza, Jakarta pada Senin (27/04/2026). (Foto: Tutur/ Pertamina)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)- PT Pertamina (Persero) memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pengembangan bioetanol domestik sebagai bagian dari upaya mencapai target campuran bahan bakar E20 pada 2028.

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan tiga nota kesepahaman (MoU) strategis antara Pertamina New & Renewable Energy (PNRE), PT Perkebunan Nusantara III (Persero), serta PT Medco Energi Internasional Tbk melalui anak usahanya, PT Medco Intidinamika, yang berlangsung di Jakarta, Senin (27/4).

Kerja sama tersebut mencakup revitalisasi pabrik bioetanol di Lampung berbasis multi-feedstock, pembangunan pabrik baru di Bone, Sulawesi Selatan, serta pengembangan pabrik bioetanol berbasis molase bersama PT Sinergi Gula Nusantara.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiya Dewi, menegaskan bahwa implementasi bioetanol menjadi kebutuhan mendesak untuk mencapai target E20. “Kolaborasi ini menjadi kunci untuk memastikan ketersediaan produksi dan ekosistem terintegrasi dari hulu hingga hilir,” ujarnya, berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, menyampaikan bahwa pengembangan bioetanol berbasis sumber daya domestik merupakan langkah strategis dalam menghadapi ketidakpastian global sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Sementara itu, CEO PNRE John Anis mengungkapkan kebutuhan bioetanol nasional untuk mencapai target E20 diperkirakan mencapai 3–5 juta kiloliter pada 2028.

Direktur Utama PTPN III, Denaldy Mulino Mauna, menambahkan bahwa kolaborasi ini juga akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, termasuk kepastian pasar bagi petani serta stabilitas pasokan bagi industri.

Baca Juga  Menaker Yassierli Terbitkan Permenaker 7/2026, Outsourcing Kini Lebih Terbatas dan Terlindungi
Bioetanol bioetanol Indonesia Pertamina Ptpn
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenteri PPPA Usul Gerbong KRL Wanita Ditempatkan di Tengah Rangkaian
Next Article Usulan Menteri PPPA Soal Gerbong Kereta Wanita Bikin Geger, Reza Indragiri: Absurd!

Berita Lainnya

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Dipanggil Kejagung, Sudirman Said Jadi Saksi Buronan Riza Chalid di Kasus Petral

17 Juli 2026 / 17:49 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bantah Isu Transporter Mogok Salurkan BBM

17 Juli 2026 / 17:49 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB

BBM Langka di Sumatera Utara, Komisi XII DPR RI Desak Pertamina Gerak Cepat

17 Juli 2026 / 15:48 WIB
Form Komentar Cancel Reply

IHSG Berpotensi Lanjutkan Koreksi, Uji Support 8.200–8.250

Gusti Tetiro25 Februari 2026 / 07:18 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.