Teheran (tutur.co.id) – Iran telah mengajukan proposal perdamaian baru untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, termasuk untuk membuka Selat Hormuz. Ada tiga tuntutun utama Teheran dalam proposal tersebut. Apa saja itu?
Negosiasi jilid 2 antara Washington dengan Teheran memang sempat batal setelah delegasi Iran memilih tak terbang ke Islamabad, Pakistan. Menurut para pejabatnya, Teheran mengaku tak ingin hadir jika AS tak benar-benar serius untuk berunding.
Dilansir dari Hindustantimes, Senin 27 April 2026, ada tiga poin penting dalam proposal baru yang diajukan Teheran.
Pertama, terkait kembali dibukanya Selat Hormuz yang menjadi jalur utama perdagangan dunia. Penutupan selat ini tak dipungkiri telah membuat krisis energi melanda dunia.
Kedua, terkait dengan rencana untuk mengakhiri perang di Kawasan Teluk. Lalu yang ketiga atau terakhir, tak lain tak bukan terkait dengan program nuklir Iran saat ini.
Namun tak dijelaskan secara detail dari ketiga poin yang Teheran masukkan dalam proposal barunya itu. Hingga saat ini, Washington masih belum merespon usulan proposal dari Teheran tersebut. Yang jelas, kedua negara tampak masih menghormati perpanjangan gencatan senjata yang tengah berlaku.

