Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Ambruk Hampir 7% Sepekan, Efek MSCI & Rupiah Melemah: Masih Ada Harapan?

IHSG Ambruk Hampir 7% Sepekan, Efek MSCI & Rupiah Melemah: Masih Ada Harapan?

Market Gusti Tetiro25 April 2026 / 00:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pengunjung melewati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). (Foto:Tutur/ANTARA Asprilla Dwi Adha/tom)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia terkoreksi tajam hampir 7% dalam sepekan, dari level 7.663 di awal pekan menjadi 7.129 pada penutupan Jumat (24/4/2026).

Tekanan pasar dipicu kombinasi sentimen global dan domestik, termasuk keputusan MSCI Inc. yang membekukan rebalancing indeks saham Indonesia untuk periode Mei 2026.

Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, menilai pelemahan pasar saat ini perlu dilihat dalam konteks global yang masih penuh ketidakpastian.

“Pelemahan rupiah saat ini lebih mencerminkan kombinasi sentimen risk-off global dan meningkatnya risk premium domestik, bukan karena krisis kebijakan yang ekstrem,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Nilai tukar rupiah sendiri ditutup di level Rp17.278 per dolar AS pada 23 April 2026, atau melemah sekitar 3,5% sejak awal tahun. Meski tertekan, kinerja rupiah masih relatif lebih baik dibandingkan mata uang negara berkembang lain seperti rupee India dan lira Turki.

Keputusan MSCI membekukan rebalancing dilakukan sambil mengevaluasi konsistensi dan efektivitas kebijakan baru otoritas pasar modal Indonesia, terutama terkait transparansi kepemilikan saham dan rencana kenaikan batas minimum free float menjadi 15%.

Selain itu, MSCI juga menunda penyesuaian Foreign Inclusion Factors (FIF) serta perubahan klasifikasi sejumlah saham Indonesia dalam indeks globalnya.

Di tengah tekanan tersebut, otoritas domestik tetap menunjukkan progres reformasi. Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia telah menyelesaikan empat dari delapan agenda reformasi transparansi pasar modal.

Langkah tersebut meliputi publikasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi, pengungkapan kepemilikan di atas 1%, perluasan klasifikasi investor, hingga penerapan aturan minimum free float 15%.

Menurut Rully, reformasi ini menjadi sinyal positif yang sempat mendorong penguatan IHSG sejak awal April.

Baca Juga  Trump Kembali Kirim Tim Negosiator ke Pakistan

“Pasar kini akan mencermati sejauh mana konsistensi reformasi dapat dipertahankan dan bagaimana MSCI menilai efektivitasnya,” jelasnya.

Sejak pengumuman reformasi pada 2 April 2026, IHSG sempat menguat sekitar 8% sebelum kembali tertekan oleh volatilitas global.

Ke depan, perhatian investor akan tertuju pada MSCI Index Review pada 12 Mei 2026 serta Market Accessibility Review pada Juni 2026, yang akan menjadi penentu arah pasar domestik dan persepsi investor global terhadap Indonesia.

analisis IHSG terbaru dampak MSCI Indonesia headline IHSG turun 7 persen rupiah melemah 2026
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBudaya Kopi Italia Hadir di Bangkok: Espresso Jadi Ikon Gaya Hidup Global
Next Article Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Turun di Laga Pembuka Piala Thomas

Berita Lainnya

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Iran dan AS Gencatan Senjata, Israel Tetap Akan Gelar Operasi Militer di Lebanon

Deba Salamah08 April 2026 / 23:30 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.