Berlin (tutur.co.id) – Perang Iran benar-benar telah memicu krisis energi dunia. Dampak paling nyata dapat dilihat dari banyaknya maskapai penerbangan yang membatalkan penerbangan demi untuk menghemat bahan bakar pesawat. Salah satunya maskapai asal Jerman, Lufthansa.
Maskapai penerbangan Jerman ini telah mengumumkan pembatalan 20.000 penerbangan hingga bulan Oktober mendatang. Tak lain tak bukan hanya demi untuk menghemat bahan bakar mengingat kenaikan avtur dunia saat ini.
Sebagai catatan, penerbangan Lufthansa yang dibatalkan saat adalah penerbangan jarak pendek. Dan dengan pembatalan ini diyakini akan menghasilkan penghematan sekitar 40.000 ton bahan bakar jet bagi maskapai tersebut.
“Perubahan jadwal ini berarti bahwa jumlah penerbangan jarak pendek yang tidak menguntungkan dalam jaringan Lufthansa Group berkurang,” tulis maskapai tersebut dalam siaran pers, Kamis 23 April 2026.
Aksi penghematan ini harus dilakukan di tengah situasi di mana harga bahan bakar jet harganya kini telah menjadi dua kali lipat dari Harga sebelum perang antara AS dan Israel melawan Iran mulai terjadi pada 28 Februari bulan lalu.

