Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Inggris dan Prancis Pimpin Konferensi Militer Gabungan Puluhan Negara, Fokusnya Selat Hormuz

Inggris dan Prancis Pimpin Konferensi Militer Gabungan Puluhan Negara, Fokusnya Selat Hormuz

Internasional Toto Pribadi22 April 2026 / 10:56 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi kapal di Selat Hormuz (Foto: Tutur/ Ilustrasi AI)
Ilustrasi kapal di Selat Hormuz (Foto: Tutur/ Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

London (tutur.co.id) – Inggris dan Prancis akan memimpin pertemuan dengan para perencana militer lebih dari 20 negara pekan ini. Pertemuan ini dilakukan untuk mengembangkan strategi terkoordinasi guna membuka kembali Selat Hormuz yang sangat vital untuk pelayaran.

Rencananya,  konferensi ini akan digelar dua hari, yang dimulai pada Rabu 22 April 2026 dan mengambil lokasi pertemuan di Markas Besar Gabungan Permanen Inggris di Northwood, London Utara.

Pembicaraan tersebut bertujuan untuk menerjemahkan kesepakatan diplomatik baru-baru ini menjadi rencana militer konkret yang dapat diimplementasikan setelah kondisi memungkinkan, menyusul gencatan senjata yang berkelanjutan, menurut sebuah pernyataan.

Para perencana militer diharapkan untuk fokus pada kemampuan militer, komando dan kendali, dan bagaimana pasukan militer dapat dikerahkan ke wilayah tersebut.

Pada 2 Maret, Teheran mengumumkan pembatasan navigasi di selat yang sangat penting untuk ekspor minyak dan gas itu, beberapa hari setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.

Pakistan menjadi tuan rumah pembicaraan antara AS dan Iran pada 11-12 April setelah menengahi gencatan senjata 14 hari pada 8 April, yang seharusnya berakhir pada Rabu malam waktu Washington.

Namun, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Selasa (21/4) bahwa Washington akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran untuk memberi waktu kepada Teheran untuk mempersiapkan “proposal terpadu” setelah permintaan dari pejabat Pakistan.

Upaya untuk putaran negosiasi berikutnya sedang berlangsung, meskipun Iran tampak menanggapi dengan dingin.

Baca Juga  Azerbaijan Dihantam Drone Nyasar, Kirim Pesan Penting
headline Inggris konferensi Militer Perang Iran Prancis
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHarga Emas Antam Turun Tajam, Kini Rp2,83 Juta per Gram
Next Article Video: Pemain Bhayangkara U-20 Minta Maaf Usai Insiden Kekerasan di Lapangan, Siap Terima Sanksi

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Jangan Tinggalkan Jepang: Alarm Keras dari Ekonom Didik J Rachbini Soal Diplomasi Ekonomi RI

Adi P30 Maret 2026 / 11:00 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.