Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Buffon Mundur Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026

Buffon Mundur Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026

Sepakbola Deba Salamah04 April 2026 / 22:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Penjaga gawang tim nasional Italia Gianluigi Buffon (ANTARA/REUTERS/David Mdzinarishvili )
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Roma (Tutur.co.id) –  Kegagalan Timnas Italia menembus putaran final Piala Dunia kembali memicu gelombang perubahan di tubuh sepak bola negeri tersebut. Setelah Presiden Federasi Sepak Bola Italia, Gabriele Gravina, lebih dulu mundur, kini giliran Gianluigi Buffon yang melepaskan jabatannya sebagai Ketua Delegasi tim nasional.

Keputusan itu diambil menyusul kegagalan Italia di babak playoff, setelah kalah dari Timnas Bosnia dan Herzegovinamelalui adu penalti. Hasil tersebut memperpanjang catatan kelam Azzurri yang kini absen dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.

Bagi negara yang telah empat kali menjuarai dunia, kegagalan ini menjadi pukulan telak. Bahkan, Italia belum lagi mencicipi fase gugur sejak terakhir kali menjadi juara pada 2006.

Buffon mengungkapkan bahwa keputusan mundur sebenarnya muncul secara spontan, hanya sesaat setelah pertandingan melawan Bosnia berakhir. Namun, ia sempat diminta untuk menunda pengumuman agar memberi ruang evaluasi.

“Mengundurkan diri satu menit setelah akhir pertandingan melawan Bosnia adalah tindakan yang mendesak, yang datang dari dalam diri saya, sama spontan dengan air mata dan rasa sakit yang saya rasakan,” ujar Buffon.

Ia menambahkan, setelah Gravina memutuskan mundur, dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mengambil langkah serupa.

“Sekarang setelah Presiden Gravina memilih mundur, saya merasa bebas untuk melakukan apa yang saya anggap sebagai bentuk tanggung jawab,” lanjutnya.

Buffon menegaskan bahwa target utama tim adalah membawa Italia kembali ke Piala Dunia—sebuah misi yang pada akhirnya gagal terwujud. Baginya, membela tim nasional bukan sekadar tugas, melainkan kehormatan yang telah ia rasakan sejak kecil.

“Tujuan utama kami adalah membawa Italia kembali ke Piala Dunia. Dan kami tidak berhasil,” katanya.

Baca Juga  Fulham Tidak Gentar Hadapi MU di Old Trafford

Selama menjabat, Buffon berupaya membangun fondasi baru bagi sepak bola Italia. Ia aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pelatih untuk menyusun sistem pengembangan pemain yang berkelanjutan, mulai dari level junior hingga tim utama.

“Saya mencoba menjalankan peran saya dengan mencurahkan seluruh energi, menghubungkan semua tim, dan membangun proyek dari pemain muda hingga level U-21,” ujarnya.

Meski harus berakhir dengan kekecewaan, Buffon mengaku tetap membawa rasa syukur atas pengalaman tersebut. Ia berharap fondasi yang telah dibangun dapat menjadi pijakan bagi kebangkitan Italia di masa depan.

gianluigi buffon Piala Dunia 2026 Sepak Bola Dunia Timnas Italia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMomen Haru di Soekarno-Hatta: Prabowo Cium Bayi Anak Prajurit TNI Gugur
Next Article Serangan Israel Dekat PLTN Bushehr, Iran Lapor ke IAEA

Berita Lainnya

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Inggris Kalah Mental

16 Juli 2026 / 15:00 WIB

Messi Balas Tudingan Dibantu Wasit: Kami Juara karena Kualitas, Bukan Bantuan FIFA

16 Juli 2026 / 13:00 WIB

Fakta Kekalahan Inggris dari Argentina: Statistik Memalukan dan Bumerang Taktik Tuchel

16 Juli 2026 / 11:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Pesawat Pengangkut Pertalite Jatuh di Kalimantan Utara, Pilot Meninggal Dunia

Kristo Suryokusumo19 Februari 2026 / 18:45 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.