Surakarta (Tutur.co.id) – Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, memberikan tanggapannya terkait ramainya rumor jika gonjang-ganjing ijazah palsu ini disutradarai nama-nama besar di belakangnya. Mulai dari nama Puan Maharani, Ketua Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hingga Habib Rizieq Shihab (HRS).
Namun Jokowi tampaknya tak terpancing saat menjawab pertanyaan itu dari para wartawan. Ia mengaku tak mau berspekulasi dan lebih memilih menyerahkan semua urusan pada aparat penegak hukum.
“Saya tidak mau berspekulasi dan saya juga tidak mau menuduh siapapun. Biarkan proses hukum dan proses yang lain berjalan apa adanya,” kata Jokowi, Jumat 3 April 2026.
Saat kembali dikejar dengan pertanyaan selanjutnya terkait rumor munculnya nama-nama ini salah satunya datang dari Rismon Sianipar, Jokowi juga memberikan jawaban singkat. “Ya tanyakan ke dia,” kata Jokowi singkat.
Sebelum berbalik arah, Rismon memang menjadi salah satu orang yang getol menyerang Joko Widodo lewat bukunya Jokowi’s White Paper bersama Roy Suryo dan Dr Tifa. Namun kini Rismon pisah dan tengah mengajukan Restorative Justice (RJ) agar lepas dari jeratan hukum.

