Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»Dua Kali Dihantam Banjir, Jalan Peureulak–Lokop di Aceh Kini Nyaris Terbuka Kembali

Dua Kali Dihantam Banjir, Jalan Peureulak–Lokop di Aceh Kini Nyaris Terbuka Kembali

Daerah Alpin Pulungan11 Januari 2026 / 18:59 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Warga melintasi jalur darurat Peureulak–Lokop, Aceh Timur, menggunakan sepeda motor setelah akses utama terputus akibat banjir bandang dan longsor. Jalur sementara ini menjadi tumpuan mobilitas dan distribusi logistik sambil menunggu pembukaan kembali konektivitas fungsional Aceh Timur–Gayo Lues yang kini tinggal selangkah lagi. (Foto: Tutur/Dok. BNPB)
Warga melintasi jalur darurat Peureulak–Lokop, Aceh Timur, menggunakan sepeda motor setelah akses utama terputus akibat banjir bandang dan longsor. Jalur sementara ini menjadi tumpuan mobilitas dan distribusi logistik sambil menunggu pembukaan kembali konektivitas fungsional Aceh Timur–Gayo Lues yang kini tinggal selangkah lagi. (Foto: Tutur/Dok. BNPB)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Upaya membuka kembali jalur Aceh Timur–Gayo Lues lewat Peureulak–Lokop akhirnya mendekati garis akhir. Setelah sempat dua kali dipatahkan banjir bandang, jalan provinsi yang menjadi nadi penghubung dua wilayah itu kini tinggal selangkah lagi untuk bisa tersambung secara fungsional.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat, penanganan darurat terhadap jalur tersebut telah memasuki tahap akhir. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan akses yang sebelumnya lumpuh akibat banjir dan longsor kini perlahan dipulihkan melalui kerja lapangan yang berlangsung hampir tanpa jeda.

“Upaya penanganan darurat terhadap terputusnya akses jalur Aceh Timur-Gayo Lues melalui Peureulak-Lokop terus menunjukkan perkembangan signifikan,” kata Abdul dalam siaran pers yang diterima tutur.co.id, Minggu (11/1/2026).

Penanganan darurat infrastruktur jalan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Aceh secara bertahap. Pekerjaan difokuskan pada ruas kilometer 36 hingga kilometer 103, wilayah yang mengalami kerusakan paling parah akibat banjir bandang dan longsor.

BNPB menjelaskan, batas administratif Kabupaten Gayo Lues berada di kilometer 110. Dengan demikian, sisa jalur yang masih harus ditangani kini tinggal sekitar 6,4 kilometer. Pemerintah daerah menargetkan keterhubungan jalur dapat dicapai dalam waktu sekitar satu pekan ke depan.

“Dinas PUPR Provinsi Aceh menargetkan keterhubungan jalur dapat dicapai dalam waktu sekitar satu pekan ke depan melalui optimalisasi pengerahan alat berat serta personel lapangan yang bekerja secara intensif setiap hari,” kata Abdul.

Pembukaan jalur tidak hanya dikerjakan dari satu arah. Penanganan juga dilakukan secara paralel dari sisi Kabupaten Gayo Lues. Titik kilometer 110 ditetapkan sebagai titik temu pekerjaan darurat, sekaligus menjadi penanda bahwa akses dua arah itu benar-benar sedang dikejar untuk kembali tersambung.

Baca Juga  Khofifah Ajak REI Jatim Percepat Penyediaan Rumah MBR, Sinergi Pemerintah dan Pengembang Diperkuat

Jalur Peureulak–Lokop sendiri memiliki catatan kelam dalam beberapa bulan terakhir. Pada akhir November 2025, jalur ini mengalami kerusakan berat dan terputus total akibat banjir bandang dan tanah longsor. Pemerintah kemudian melakukan penanganan darurat selama kurang lebih 30 hari, mulai dari pembersihan material longsoran, normalisasi badan jalan, hingga pembangunan jalur darurat.

Namun upaya tersebut kembali diuji alam. Pada Senin, 5 Januari 2026, banjir bandang kembali menerjang di kilometer 83, tepatnya di wilayah Gampong Lokop. Jalur darurat yang telah dibangun rusak dan kembali terputus, membuat akses transportasi warga dan distribusi logistik kembali tersendat.

“Peristiwa ini mengakibatkan jalur darurat yang telah dibangun sebelumnya rusak dan kembali terputus, sehingga akses transportasi masyarakat dan distribusi logistik kembali terganggu,” jelas Abdul.

Respons cepat kembali dilakukan. Penanganan lanjutan berhasil memulihkan jalur darurat dalam waktu sekitar lima hari. Pada Sabtu, 10 Januari 2026, jalur tersebut diuji fungsinya dan dinyatakan dapat dilalui berbagai jenis kendaraan.

“Berdasarkan hasil uji fungsi, jalur dapat dilalui kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan berat jenis DT-Hercules,” kata Abdul.

Meski masih bersifat darurat, kembalinya fungsi jalur di Gampong Lokop menjadi penopang penting pemulihan wilayah. Mobilitas penduduk kembali bergerak, distribusi logistik berangsur normal, dan akses antarwilayah yang sempat terputus perlahan tersambung kembali.

BNPB menilai kondisi ini sebagai bagian dari fase transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan. Pemerintah terus mengakselerasi langkah-langkah agar jalur strategis tersebut tidak hanya kembali terbuka, tetapi juga lebih siap menghadapi bencana di masa depan.

“Dalam tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi, jalur nasional yang menghubungkan dua wilayah strategis di Provinsi Aceh ini direncanakan akan ditangani secara permanen melalui pembangunan infrastruktur jalan yang lebih andal dan berketahanan bencana, dengan mengedepankan prinsip Build Back Better,” kata Abdul.

Baca Juga  Tinjau Aceh Tamiang, Wamendagri Bima Arya: Cepat Pulihkan Layanan Publik
akses Aceh Timur Gayo Lues banjir Aceh Timur Jalan Peureulak Lokop jalur Lokop terputus
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePDIP Sebut Wacana Pilkada Lewat DPRD seperti Tari Poco-Poco
Next Article Tekuk Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim BRI Super League

Berita Lainnya

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Sangihe Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

15 Juli 2026 / 02:08 WIB

Update Kasus Dokter Icha, Sikap 3 Partai hingga Pemeriksaan 32 Saksi di Polda NTT

14 Juli 2026 / 11:57 WIB

Misi Mencekam di Langit Papua: Tiga Helikopter Tempur Evakuasi Jasad Pilot AS yang Tewas Ditembak KKB

03 Juli 2026 / 10:23 WIB

KKB Bakar Pesawat di Yahokimo, Pilot Dikabarkan Tewas di Lokasi

02 Juli 2026 / 17:06 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Sidang Eksepsi Dokter Tifa, Kuasa Hukum Soroti BAP 26 Ahli Disembunyikan JPU

Ahmad Nuryaman16 Juli 2026 / 13:07 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.