Jakarta (Tutur.co.id) – Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks, menilai pelatih anyar John Herdman sebagai sosok yang sangat detail dan kuat dalam aspek taktik. Ia juga menyoroti pendekatan Herdman yang dinilai berbeda dibandingkan dua pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Dalam keterangannya di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (29/3/2026), Kevin menyebut setiap pelatih memiliki karakter tersendiri. Namun, ia menilai Herdman memiliki keunggulan dalam hal kejelasan instruksi dan pemahaman terhadap peran pemain di lapangan.
“Saya pikir John sangat detail dan kuat secara taktik. Dia menuntut banyak dari kami, tapi juga tahu apa yang dia harapkan dari setiap pemain, dan itu sangat penting,” ujar pemain Borussia Mönchengladbach tersebut.
Menurut Kevin, pendekatan tersebut membuat permainan tim menjadi lebih solid. Ia menilai sistem yang diterapkan Herdman mudah dipahami karena setiap pemain ditempatkan sesuai dengan kualitas dan perannya masing-masing.
Selain itu, proses adaptasi tim dinilai berjalan cepat. Hal ini tidak terlepas dari komunikasi awal yang sudah dibangun Herdman sejak sebelum para pemain berkumpul dalam pemusatan latihan.
“Adaptasi berjalan cepat karena apa yang dia minta sangat jelas. Bahkan sebelum kami bertemu, dia sudah menghubungi banyak pemain—mungkin lebih dari 40 orang—untuk menjelaskan rencananya,” kata Kevin.
Dalam laga debut Herdman saat Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts & Nevis, Kevin juga menjalani peran yang berbeda dari biasanya. Jika sebelumnya ia lebih sering bermain di lini belakang, pada pertandingan tersebut ia ditempatkan lebih maju sebagai gelandang kanan dalam formasi yang fleksibel.
Meski demikian, Kevin mengaku tidak kesulitan beradaptasi dengan perubahan peran tersebut. Ia menegaskan siap bermain di posisi mana pun demi kepentingan tim.
“Saya pemain yang dinamis. Mau di belakang, di tengah, atau di sayap, tidak masalah. Saya hanya melakukan apa yang pelatih minta dan memberikan yang terbaik untuk tim dan negara,” ujarnya.

