Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»Ini Dampak Kebiasaan Menumpuk Barang bagi Anak

Ini Dampak Kebiasaan Menumpuk Barang bagi Anak

Health Galuh Parantri10 Januari 2026 / 21:13 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Anak dalam keluarga (Foto: Ilustrasi Freepik)
Anak dalam keluarga (Foto: Ilustrasi Freepik)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) –  Kebiasaan menimbun barang atau perilaku menumpuk barang pada orang tua biasa disebut hoarding disorder. Tanpa disadari, perilaku menumpuk barang yang terjadi pada orang tua akan berdampak pada anak.

Anak yang tumbuh besar di lingkungan beserta penderita hoarding disorder atau menumpuk barang yang tidak perlu, cenderung terjebak dalam kekacauan ekstrem. Yang berdampak pada tumbuh kembang dan perilaku sosialnya terlebih bagi mereka yang masih di bawah umur.

Dikutip dari laman International Hoarding Founfation, berikut dampak pada anak atas perilaku atau kebiasaan menumpuk barang:

1. Depresi atau merasa kesal.

Ini dipicu oleh perasaan betapa orang tua mereka lebih menghargai barang dibandingkan mereka. Muncul rasa ditinggalkan atau ditolak, hingga dapat menimbulkan rasa kesal panjang hingga putus asa.

2. Malu berlebihan atau minder.

Anak akan merasa malu dengan teman-temannya karena kondisi rumah yang penuh dengan barang. Akhirnya anak cenderung menarik diri dari pergaulan.

3. Memutus hubungan dengan orang tua.

Di fase anak-anak yang sudah remaja atau dewasa, akan muncul keinginan untuk segera terpisah dari orang tua. Memilih untuk hidup mandiri.

Untuk mengantisipasi perburukan kondisi di atas, sebaiknya keluarga dapat melakukan hal-hal berikut:

1. Mintalah bantuan profesional untuk membantu memikirkan strategi mengelola stres.

2. Pintar-pintar untuk menemukan cara lain dalam menjaga hubungan baik dengan kerabat lain.

3. Tegas dalam mengungkapkan perasaan atas apa yang dihadapi bersama penderita hoarding disorder.

4. Mengakui perilaku hoarding disorder anggota keluarga lain berpengaruh pada diri Anda dan keluarga lain.

5. Temukan terapi yang tepat untuk dapat mengelola stres.

6. Lakukan validasi perasaan Anda sendiri.

 

Baca Juga  Ide Games Seru untuk Bagi-Bagi THR Saat Lebaran
hoarding kesehatan mental Perempuan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTan Malaka: Kapitalisme Indonesia Lahir Cacat Sejak Awal
Next Article Akhir Pekan, Habiskan Waktu untuk Decluttering

Berita Lainnya

Tahun Ajaran Baru, 7 Hal yang Sering Dilupakan Orang Tua Selain Seragam dan Buku

11 Juli 2026 / 08:58 WIB

7 Tips Mengatur Anggaran Persiapan Sekolah Anak agar Dompet Tetap Aman

10 Juli 2026 / 14:20 WIB

Resep MPASI untuk Bayi 6 Bulan ke Atas, Lengkap dengan Panduan Pemberian yang Tepat

24 Juni 2026 / 09:22 WIB

Jengkol dan Petai Mana yang Lebih Sehat? Kenali Perbedaan hingga Penyebab Bau Khasnya

23 Juni 2026 / 09:46 WIB

Usia Boleh Bertambah, Tapi Emosi Belum Tentu Dewasa: Memahami Konsep Usia Emosional

23 Juni 2026 / 09:35 WIB

7 Tips Mengatur Screen Time Anak Saat Liburan Sekolah

22 Juni 2026 / 15:15 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Rivalitas Panjang yang Tak Pernah Padam Argentina vs Inggris di Piala Dunia

Deba Salamah13 Juli 2026 / 09:00 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.