Jakarta (tutur.co.id) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi akan bergerak bervariasi (mixed) dalam fase konsolidasi pada perdagangan hari ini, Rabu (25/3/2026). Setelah ditutup menguat signifikan sebesar 1,20% ke level 7.106,8, pasar kini dibayangi oleh sentimen global yang beragam.
Technical Analyst Korea Investment & Sekuritas Indonesia, Axmal Fauza, menjelaskan bahwa munculnya pola doji mingguan mengindikasikan adanya keraguan di pasar. Meskipun tensi geopolitik mulai mereda, investor tetap waspada terhadap ketidakpastian kebijakan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed).
Sentimen Pasar dan Komoditas
Di pasar mata uang, Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif di rentang Rp16.850 – Rp17.075 per dolar AS. Hal ini dipicu oleh dinamika di Timur Tengah dan keputusan Bank Indonesia yang tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75%.
Sementara itu, pergerakan harga komoditas menunjukkan tren yang kontras:
Minyak & Emas: Mengalami kenaikan akibat kekhawatiran gangguan pasokan dan tingginya permintaan aset aman (safe-haven).
Tembaga: Justru mengalami koreksi akibat aksi ambil untung (profit taking) seiring meredanya risiko pasokan geopolitik.
Fokus Pasar Minggu Ini
Sejumlah data ekonomi penting akan menjadi perhatian pelaku pasar dalam beberapa hari ke depan, di antaranya:
Kamis: Klaim Pengangguran Awal Amerika Serikat.
Jumat: Laba Industri China, Neraca Transaksi Berjalan, serta rilis data Uang Beredar (M2) Indonesia periode Februari.
Rekomendasi Saham (Technical Buy)
Berdasarkan analisis teknikal, Korea Investment & Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi beli untuk dua emiten retail dan teknologi:
1. PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS)
Zona Masuk: 450 – 444
Target Harga (TP): 486 (TP 1) dan 510 (TP 2)
Stop Loss: 424
2. PT Multi Medika Internasional Tbk. (MMIX)
Zona Masuk: 206 – 200
Target Harga (TP): 226 (TP 1) dan 234 (TP 2)
Stop Loss: 195

