Semarang (Tutur.co.id) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengimbau para pemudik tidak terburu-buru kembali ke kota tujuan pada masa arus balik Lebaran 2026. Ia mendorong masyarakat memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) agar pergerakan kendaraan tidak menumpuk dalam satu waktu.
Imbauan tersebut disampaikan Luthfi saat mendampingi Kapolri Listyo Sigit Prabowo membuka rekayasa lalu lintas satu arah (one way) di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Selasa (24/3/2026).
“Kami berharap masyarakat tidak terburu-buru dan bisa memanfaatkan waktu perjalanan yang masih tersedia,” ujarnya.
Luthfi mengungkapkan, selama periode mudik Lebaran 2026, tercatat sebanyak 1.795.522 kendaraan masuk ke wilayah Jawa Tengah, sementara 1.099.049 kendaraan keluar. Namun hingga masa arus balik, baru sekitar 153.136 kendaraan yang tercatat kembali.
Untuk itu, ia mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan kebijakan WFA yang berlaku pada 25 hingga 27 Maret 2026, sehingga arus balik dapat tersebar lebih merata dan tidak memicu kepadatan ekstrem.
Dari sisi infrastruktur, Luthfi memastikan kondisi jalan di Jawa Tengah dalam keadaan baik dan tidak menimbulkan keluhan signifikan. Ia juga mencatat adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas, yang menurutnya mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara.
Selain itu, ketersediaan bahan pokok dan energi di wilayah tersebut dipastikan aman dan terkendali, baik dari sisi stok maupun harga.
Luthfi menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, serta masyarakat dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
Di sisi lain, Kapolri Listyo Sigit Prabowo secara resmi memberlakukan sistem one way arus balik Lebaran 2026 dari Gerbang Tol Kalikangkung, sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan kendaraan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Selasa.
Hingga 24 Maret, tercatat sebanyak 2.380.401 kendaraan telah keluar dari Jakarta melalui jalur tol. Seiring meningkatnya volume kendaraan yang kembali, rekayasa lalu lintas pun ditingkatkan dari one way lokal menjadi one way nasional.
Pelaksanaan kebijakan tersebut turut dihadiri sejumlah menteri, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Dengan berbagai langkah yang telah disiapkan, pemerintah berharap arus balik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lancar, aman, dan terkendali hingga seluruh masyarakat kembali ke daerah tujuan masing-masing.

