Jakarta (tutur.co.id) – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri yang tidak berpihak dalam berbagai konflik global. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan mengizinkan keberadaan pangkalan militer asing di wilayah Indonesia, sebagaimana prinsip yang telah dijaga sejak era Presiden Soekarno.
Meski demikian, Prabowo menyatakan Indonesia tetap terbuka terhadap kunjungan damai dari berbagai negara, termasuk kapal atau delegasi dari Amerika Serikat (AS), Rusia, maupun Tiongkok. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak berpihak kepada blok tertentu dan berkomitmen menjaga hubungan baik dengan semua negara, selama pihak asing yang berinvestasi di Indonesia mematuhi hukum serta peraturan yang berlaku.
