Jakarta (Tutur.co.id) – Presiden Prabowo Subianto menjawab pertanyaan terkait dengan banyaknya informasi yang salah yang dibisikan kepadanya sehingga tak mendapatkan fakta di lapangan. Prabowo menyadari budaya Asal Bapak Senang (ABS) sudah menjadi budaya di Indonesia.
“Jadi budaya ABS ini, laporan palsu ini sudah membudaya. Saya kira di semua institusi dan benar itu menjadi masalah saya,” katanya dalam program ‘Presiden Prabowo Menjawab’ yang redaksi terima pada Kamis 19 Maret 2026.
Menurut Prabowo, budaya itu sangat tidak baik meski ia mengakui mungkin niatnya baik tidak ingin membuat pimpinan susah.
“Padahal kalau masukan tidak benar tentu keputusan menjadi tidak baik. Jadi kita harus punya mindset waspada untuk setiap laporan,” kata Prabowo.
Menurut Presiden Prabowo, padahal ia sejatinya siap menerima laporan sepahit apapun. “Kita harus mau dan berani untuk menerima laporan yang paling tidak enak. Saya suka monitor postingan, podcast yang menyakitkan kalau saya tonton,” katanya.
Dalam diskusi dengan para tokoh dari media hingga pengamat itu, Presiden Prabowo bahkan juga mengakui sering menemukan kritikan tajam yang motifnya memang dendam. “Tapi itu tidak apa-apa, justru itu membuat saya selalu untuk waspada,” pungkasnya.

