Jakarta (tutur.co.id)- Malam hari sering menjadi waktu paling “berisik” di kepala. Badan sudah capek, rumah mulai tenang, tapi pikiran justru aktif ke mana-mana. Dari hal kecil sampai kekhawatiran masa depan, semua datang bersamaan. Kalau Anda sering mengalaminya, coba lima cara sederhana ini.
Tulis, Jangan Dipikirkan Sendiri
Daripada semua berputar di kepala, ada baiknya pindahkan isi pikiran ke kertas atau notes di HP. Tulis apa yang Anda khawatirkan tanpa disensor. Biasanya setelah ditulis, beban terasa lebih ringan karena otak tidak perlu terus menyimpannya.
Bedakan yang Bisa Dikontrol dan Tidak
Tanyakan ke diri sendiri, apakah kondisi ini bisa mendorongku lakukan sesuatu sekarang atau tidak? Kalau tidak bisa dikontrol, belajar lepaskan. Kalau bisa, tulis satu langkah kecil yang bisa dilakukan besok. Anda cukup tuliskan satu langkah saja.
Batasi Scroll Sebelum Tidur
Scrolling sering bikin otak makin aktif. Tanpa sadar Anda malah tenggelam dalam keadaan membandingkan hidup sendiri dengan orang lain. Cobalah memberi batas waktu, misalnya 30 menit sebelum tidur sudah off dari media sosial.
Buat Ritual Tenang Versimu
Menenangkan diri tidak harus dengan cara yang ribet. Bisa dimulai dengan minum air hangat, stretching ringan, dzikir pelan, atau dengerin musik yang calming. Ritual kecil yang diulang setiap malam dapat membantu tubuh Anda tahu bahwa ini waktunya istirahat.
Ingat: Kamu Sudah Cukup Hari Ini
Sering kali overthinking muncul karena merasa belum cukup baik. Padahal Anda sudah berusaha hari ini. Ucapkan ke diri sendiri sebelum tidur: “Hari ini aku sudah melakukan yang aku bisa.” Itu cukup.
Overthinking di malam hari itu manusiawi. Tapi jangan biarkan ia mengambil seluruh ruang istirahatmu. Pelan-pelan, Anda harus melatih pikiran untuk lebih tenang. Kalau Anda paling sering biasanya overthinking soal apa?

