Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»15 Emiten Siapkan Buyback Saham Rp 15,1 Triliun Usai Pasar Ambles akibat Isu MSCI

15 Emiten Siapkan Buyback Saham Rp 15,1 Triliun Usai Pasar Ambles akibat Isu MSCI

Market Gusti Tetiro06 Februari 2026 / 08:48 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Sebanyak 15 emiten tercatat tengah dan akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan menyusul tekanan tajam di pasar saham domestik akibat isu investability yang diumumkan oleh MSCI. Total dana yang disiapkan untuk aksi korporasi tersebut mencapai Rp 15,1 triliun.

Berdasarkan kompilasi Stockbit Sekuritas dan perkembangan terbaru hingga Kamis (5/2/2026), emiten-emiten yang terlibat dalam aksi buyback ini mencakup saham-saham berkapitalisasi besar hingga menengah, antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Selain itu, aksi serupa juga dilakukan oleh PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK). Emiten lainnya adalah PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT RMK Energy Tbk (RMKE), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA), serta PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI).

Dari sisi nilai, BBCA menjadi emiten dengan alokasi buyback terbesar, yakni mencapai Rp 5 triliun dengan periode pelaksanaan selama 12 bulan setelah RUPST pada 12 Maret 2026. Selanjutnya, BREN dan TPIA masing-masing menyiapkan dana Rp 2 triliun dengan periode buyback pada 4 Februari hingga 3 Mei 2026.

BBNI mengalokasikan dana Rp 1,5 triliun dengan periode buyback yang relatif panjang, yakni dari 9 Maret 2026 hingga 8 Maret 2027. Sementara itu, CDIA dan BRPT masing-masing menyiapkan Rp 1 triliun, disusul CUAN sebesar Rp 750 miliar, IMPC Rp 500 miliar, serta TOWR Rp 300 miliar.

Baca Juga  Mirae Asset Ungkap Kunci Sentimen Pasar Semester II, BBCA Jadi Saham Perbankan Favorit

Adapun emiten dengan nilai buyback di bawah Rp 300 miliar antara lain CBDK dan RAJA yang masing-masing menyiapkan Rp 250 miliar, RMKE dan HEAL Rp 200 miliar, PBSA Rp 100 miliar, serta BBHI sebesar Rp 60,7 miliar. Sebagian besar buyback tersebut direncanakan berlangsung hingga April atau Mei 2026.

Stockbit Sekuritas mencatat, beberapa aksi buyback tersebut tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) seiring adanya kebijakan relaksasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam kondisi pasar bergejolak.

“Selain buyback dari emiten, sejumlah pengendali serta direksi dan komisaris juga tercatat melakukan pembelian saham, seperti Prajogo Pangestu di CUAN, Lianawati Suwono di BBCA, Aditya Sasmito di AMMN, dan Suhendra Prawirawidjaja di ULTJ,” tulis Stockbit Sekuritas dalam ulasannya.

Meski langkah buyback dan pembelian saham oleh pengendali berpotensi memberikan sentimen positif serta mencerminkan keyakinan terhadap fundamental perusahaan, Stockbit Sekuritas menilai faktor yang lebih krusial bagi pemulihan pasar adalah respons konkret regulator terhadap isu MSCI. Oleh karena itu, investor diminta tetap mencermati arah kebijakan dan langkah lanjutan dari otoritas pasar modal.

buyback saham emiten isu MSCI pasar saham ambles Stockbit Sekuritas
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIHSG Cenderung Sideways, SCMA dan 4 Saham Ini Jadi Pilihan
Next Article [BREAKING NEWS] Presiden Prabowo Terima Kunjungan PM Australia Anthony Albanese di Istana

Berita Lainnya

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Phintraco Rekomendasikan BBCA, ICBP, EXCL, TKIM, dan SMGR

17 Juli 2026 / 08:21 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.130, ANTM, ARTO, dan ARCI Jadi Rekomendasi BRI Danareksa

17 Juli 2026 / 07:58 WIB

Mirae Asset: Peringkat BBB S&P Jadi Sentimen Positif, Namun Risiko Ekonomi Masih Membayangi

17 Juli 2026 / 05:24 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan INCO, INDY, ISAT, dan OASA

17 Juli 2026 / 04:27 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, ANTM hingga ISAT Jadi Pilihan Trading Hari Ini

16 Juli 2026 / 08:39 WIB

IHSG Diproyeksikan Tetap Bullish, BRI Danareksa Rekomendasikan AADI, KIJA, dan BUKA

16 Juli 2026 / 07:33 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Persib dan Borneo Berbagi Poin di Puncak Klasemen BRI Super League

Deba Salamah27 April 2026 / 01:00 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.