Roma (Tutur.co.id) – Perubahan besar diperkirakan akan terjadi dalam komposisi pembalap tim milik Valentino Rossi, VR46 Racing Team, menjelang musim MotoGP 2027. Setidaknya satu kursi dipastikan akan kosong seiring kontrak Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli yang sama-sama berakhir pada penghujung 2026.
Situasi ini membuka peluang perombakan skuad. Meski demikian, Di Giannantonio disebut memiliki peluang besar untuk tetap bertahan setelah tampil impresif di awal musim. Sementara itu, satu posisi lain diperkirakan akan diisi oleh talenta muda yang tengah naik daun.
Nama Fermin Aldeguer mencuat sebagai kandidat kuat. Ketertarikan VR46 terhadap pembalap berusia 21 tahun itu bahkan telah dikonfirmasi langsung oleh direktur tim sekaligus tangan kanan Rossi, Uccio Salucci.
“Kami tertarik pada Fermin, kami tidak pernah menyembunyikannya. Dia pembalap yang fantastis,” ujar Salucci kepada Sky Italia.
Ia menilai Aldeguer memiliki paket lengkap sebagai pembalap masa depan, mulai dari usia muda hingga kualitas performa yang menjanjikan di lintasan.
Rencana menduetkan Di Giannantonio dengan Aldeguer pada 2027 pun mulai mencuat, terutama setelah VR46 gagal mengamankan Pedro Acosta yang lebih dulu direkrut tim pabrikan Ducati.
Namun, manuver VR46 ini memicu dinamika di tim lain, khususnya Gresini Racing. Tim satelit Ducati itu terancam kehilangan dua pembalap sekaligus, setelah Aldeguer dikabarkan merapat ke VR46 dan Alex Marquez disebut akan bergabung dengan KTM pada 2027.
Situasi tersebut membuat petinggi Gresini, Nadia Padovani, dikabarkan kecewa terhadap Ducati karena gagal mempertahankan pembalap mudanya.
Ketegangan ini bahkan memunculkan spekulasi bahwa Gresini tengah menjajaki kemungkinan berpisah dari Ducati dan membuka komunikasi dengan Honda serta Aprilia.
Meski demikian, sejumlah laporan menyebut Gresini kemungkinan besar tetap bertahan bersama Ducati, namun dengan komposisi pembalap baru. Nama Enea Bastianini dan Daniel Holgado mulai dikaitkan sebagai bagian dari rencana tersebut.

