Jakarta (tutur.co.id) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan ultimatum kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terkait pengelolaan wilayah kerja migas yang belum berjalan. Dari 301 wilayah kerja yang sudah selesai eksplorasi, pemerintah mengancam pencabutan bila tidak segera direalisasikan.
Dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026, Bahlil menegaskan strategi peningkatan lifting migas, termasuk optimalisasi sumur tua dan aktivasi 45 ribu sumur rakyat. Ia juga menyinggung investasi Inpex Corporation di Blok Masela yang mulai berjalan setelah diberi “surat cinta”.
