Jakarta (tutur.co.id) – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance menyatakan perundingan antara AS dan Iran yang berlangsung di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan. Ia turut mengapresiasi peran Pakistan sebagai tuan rumah yang dinilai telah berupaya maksimal menjembatani kedua pihak selama lebih dari 21 jam pembahasan intensif.
Vance menegaskan bahwa perbedaan utama terletak pada komitmen Iran terkait pengembangan senjata nuklir. Menurutnya, Washington menginginkan jaminan tegas bahwa Teheran tidak akan mengembangkan senjata nuklir maupun kemampuan yang mengarah ke sana dalam jangka panjang. Namun hingga saat ini, komitmen tersebut belum terlihat, sehingga pembicaraan berakhir tanpa kesepakatan dan delegasi AS kembali tanpa hasil konkret.
