Jakarta (tutur.co.id)- Perjalanan arus balik Lebaran sering kali menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi ibu yang membawa anak. Selain durasi perjalanan yang panjang, kondisi jalan yang padat juga bisa memicu kelelahan hingga tantrum pada anak.
Agar perjalanan tetap nyaman dan minim drama, ada beberapa hal yang bisa dipersiapkan sejak awal.
Siapkan Bekal dan Camilan Favorit
Anak cenderung lebih mudah rewel saat lapar. Membawa camilan favorit bisa jadi penyelamat di tengah perjalanan, apalagi saat sulit menemukan tempat makan yang nyaman. Pilih makanan praktis, tidak mudah tumpah, dan tetap bergizi.
Bawa “Senjata Andalan” Anak
Mainan kecil, buku cerita, atau gadget dengan tontonan favorit bisa membantu mengalihkan perhatian anak selama perjalanan. Ini penting untuk mengurangi rasa bosan, terutama saat terjebak macet.
Atur Waktu Perjalanan
Jika memungkinkan, pilih waktu perjalanan saat anak biasanya tidur, seperti malam hari atau setelah jam tidur siang. Ini bisa membantu mengurangi kerepotan karena anak lebih banyak beristirahat di perjalanan.
Jangan Lupa Istirahat Berkala
Berhenti sejenak setiap beberapa jam sangat penting, baik untuk ibu maupun anak. Gunakan waktu ini untuk stretching ringan, ke toilet, atau sekadar menghirup udara segar agar tubuh kembali segar.
Siapkan Pakaian Ganti
Perjalanan panjang seringkali tidak terduga. Anak bisa saja tumpah minum, muntah, atau berkeringat. Membawa pakaian ganti akan membuat ibu lebih tenang menghadapi situasi tak terduga.
Jaga Mood Ibu, Anak Ikut Tenang
Anak sangat peka terhadap emosi orang tua. Ketika ibu tetap tenang, anak pun cenderung lebih mudah diatur. Tarik napas, jangan terburu-buru, dan nikmati perjalanan sebagai bagian dari momen kebersamaan.
Siapkan Obat dan Kebutuhan Darurat
Obat demam, minyak telon, hingga tisu basah wajib ada di tas. Hal kecil ini bisa sangat membantu saat kondisi darurat di perjalanan.
Arus balik memang tidak selalu mudah, namun dengan persiapan yang matang, perjalanan bisa tetap terasa nyaman. Bagi ibu dan anak, momen ini juga bisa menjadi pengalaman berharga untuk dinikmati bersama, meski di tengah padatnya perjalanan.

