Jakarta (tutur.co.id) – Dua raksasa teknologi asal China, Tencent Cloud dan Alibaba Cloud, secara resmi meluncurkan layanan penyebaran dan layanan cloud penuh untuk Moltbot pada 28 Januari lalu. Layanan ini memungkinkan pengguna menerapkan AI agen berprivilege tinggi tersebut dengan konfigurasi satu klik langsung di infrastruktur cloud.
Moltbot adalah agen kecerdasan artifisial (AI) bersumber terbuka yang didesain untuk dijalankan secara lokal di komputer atau server pribadi. Berdasarkan dokumentasi pengembang, Moltbot mampu mengotomatisasi berbagai tugas seperti manajemen berkas, pemrosesan email, dan penulisan kode. Keunggulan utamanya adalah menjaga data tetap privat sepenuhnya di bawah kendali pengguna, serta dapat beroperasi nonstop 24 jam melalui interaksi berbasis percakapan.
Kemudahan akses dan sifatnya yang dapat dijalankan secara lokal telah mendorong peningkatan permintaan terhadap perangkat keras ringkas. Menurut laporan dari China Business Network, perangkat Mac mini buatan Apple mulai banyak digunakan sebagai host untuk menjalankan Moltbot secara terus-menerus. Hal ini menunjukkan pergeseran tren di kalangan pengembang dan profesional yang mengutamakan kendali penuh atas data dan sistem.
Tren tersebut bahkan menarik perhatian kalangan teknologi global. Logan Kilpatrick, Product Lead untuk Google AI Studio, mengunggah pesan “Mac mini ordered” di media sosial, yang ditanggapi sebagai sinyal ketertarikan para pemimpin industri terhadap agen AI lokal yang selalu aktif.
Sejumlah media teknologi internasional melaporkan antusiasme sekaligus mengingatkan aspek kehati-hatian. Wired menyoroti adopsi cepat Moltbot di kalangan pengembang sebagai alat personalisasi dan otomatisasi yang kuat. Sementara The Verge menggarisbawahi kemampuan proaktif Moltbot di berbagai platform pesan, namun juga mengingatkan adanya pertimbangan keamanan terkait akses mendalam ke sistem.
Moltbot sendiri sebelumnya dikenal dengan nama Clawdbot sebelum akhirnya berganti nama pada 27 Januari akibat sengketa merek dengan Anthropic, perusahaan yang mengklaim kemiripan dengan merek AI Claude. Tim pengembang Moltbot menyatakan perubahan nama tidak akan memengaruhi fungsionalitas inti maupun roadmap proyek open-source mereka.
Kehadiran layanan cloud dari Tencent dan Alibaba Cloud ini diperkirakan akan semakin mempercepat adopsi Moltbot, khususnya di pasar Asia, sekaligus mengukuhkan tren AI agen lokal yang mengedepankan privasi dan kendali data di tangan pengguna. (sas)

