Jakarta (tutur.co.id) – Suzuki kembali menegaskan bahwa kualitas produk tak berhenti di ruang pamer. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengumumkan pelaksanaan kampanye Suzuki Product Quality Update untuk model Grand Vitara, menyusul evaluasi berkala terhadap komponen kendaraan yang beredar di Indonesia. Program ini menyasar pemilik unit tertentu agar melakukan pemeriksaan di Bengkel Resmi Suzuki, sebagai bagian dari komitmen keselamatan dan standar kualitas global.
Kampanye tersebut menargetkan 148 unit Grand Vitara yang diproduksi dalam rentang Desember 2024 hingga April 2025. Fokus pemeriksaan berada pada Speedometer Assy Comb, khususnya indikator level bahan bakar dan lampu peringatan yang berpotensi mengalami penyimpangan akurasi informasi bagi pengemudi.
Asisten Kepala Departemen Purnajual Layanan PT SIS, Hariadi, menjelaskan latar belakang langkah ini. “Suzuki menginformasikan adanya kebutuhan pemeriksaan kualitas pada komponen speedometer Grand Vitara. Mengingat unit yang dipasarkan di Indonesia juga merupakan bagian dari produksi global tersebut, Suzuki Indonesia merasa perlu untuk segera menjalankan kampanye Product Quality Update ini demi menjaga keselamatan serta standar kualitas produk kami,” ujar Hariadi dalam rilis yang diterima redaksi tutur.
Hariadi menegaskan pelanggan tidak perlu khawatir terhadap pelaksanaan program tersebut. “Pelanggan tidak perlu khawatir, karena jaringan Bengkel Resmi Suzuki telah siap untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan unit dengan segera,” kata dia, seraya memastikan kesiapan teknisi, prosedur, dan fasilitas di seluruh jaringan layanan resmi Suzuki.
Secara teknis, ketidakakuratan pada komponen speedometer berpotensi menimbulkan perbedaan antara informasi yang tampil pada panel instrumen dengan sisa bahan bakar aktual di dalam tangki. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengurangi kenyamanan berkendara dan berisiko menyesatkan pengemudi dalam mengatur jarak tempuh maupun perencanaan perjalanan.
Langkah korektif melalui kampanye ini menjadi cerminan pendekatan pabrikan dalam mengelola risiko sejak dini. Alih-alih menunggu keluhan pelanggan, Suzuki memilih melakukan penarikan terbatas berbasis data internal sebagai bentuk tanggung jawab proaktif terhadap keselamatan dan pengalaman pengguna.
Untuk itu, Suzuki akan melakukan pemeriksaan menyeluruh menggunakan prosedur standar. Apabila ditemukan ketidaksesuaian dengan spesifikasi kualitas, komponen Speedometer Assy Comb akan langsung diganti dengan unit baru tanpa biaya sebagai bentuk tanggung jawab penuh perusahaan kepada konsumen.
Suzuki memastikan proses pengecekan berlangsung efisien. Pemeriksaan awal diperkirakan memakan waktu kurang dari 30 menit. Bila diperlukan penggantian komponen, total waktu pengerjaan ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari satu jam. “Kami mengimbau pelanggan yang unitnya masuk dalam daftar pengecekan untuk tidak menunda kunjungan ke bengkel. Kesiapan suku cadang maupun tim teknisi telah kami pastikan tersedia di jaringan Bengkel Resmi Suzuki. Kami berterima kasih atas kepercayaan pelanggan yang terus menggunakan produk Suzuki, dan kami akan menghargai kepercayaan tersebut dengan memastikan layanan purna jual secara responsif serta bertanggung jawab,” tutup Hariadi.

