Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»Subsidi BBM Berpotensi Naik Hingga Rp100 Triliun, Purbaya Pastikan Defisit APBN Tetap Terjaga

Subsidi BBM Berpotensi Naik Hingga Rp100 Triliun, Purbaya Pastikan Defisit APBN Tetap Terjaga

Makro Gusti Tetiro01 April 2026 / 17:41 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan dari awak media (ANTARA/Aji Cakti)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Pemerintah membuka ruang penambahan anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) hingga Rp90 triliun–Rp100 triliun sebagai respons atas lonjakan harga minyak dunia yang dipicu konflik geopolitik di Timur Tengah.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, tambahan anggaran tersebut masih bersifat indikatif dan belum mencakup komponen kompensasi energi yang selama ini juga membebani fiskal.

“Rp90–100 triliun, itu subsidi. Kompensasi lain lagi. Nanti kita hitung lagi,” ujar Purbaya saat ditemui di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Kendati berpotensi menambah beban belanja negara, pemerintah memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih cukup kuat untuk menyerap tekanan tersebut. Purbaya menyebut ruang fiskal saat ini relatif longgar, terutama jika asumsi harga minyak mentah global berada di kisaran US$100 per barel.

Menurutnya, realisasi harga minyak saat ini bahkan masih berada di bawah asumsi tersebut, yakni sekitar US$70–US$77 per barel. Kondisi ini memberikan bantalan fiskal yang cukup untuk menjaga stabilitas harga BBM domestik tanpa harus melakukan penyesuaian harga dalam waktu dekat.

“Kalau asumsi rata-rata US$100 per barel sampai akhir tahun, ruang kita masih terbuka lebar. Jadi jangan khawatir dengan kondisi APBN,” katanya.

Lebih jauh, Purbaya memastikan bahwa disiplin fiskal tetap dijaga. Pemerintah mengunci defisit anggaran di kisaran 2,9% terhadap produk domestik bruto (PDB), masih di bawah ambang batas 3% yang selama ini menjadi patokan kehati-hatian fiskal.

“Bahkan dengan asumsi US$100 per barel, defisit tetap di bawah 3%, sekitar 2,9%,” tegasnya.

Langkah menahan harga BBM melalui tambahan subsidi menjadi strategi jangka pendek pemerintah untuk meredam tekanan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat di tengah gejolak harga energi global. Namun, di sisi lain, kebijakan ini juga menuntut pengelolaan fiskal yang lebih cermat, terutama jika tren harga minyak tinggi berlangsung lebih lama dari perkiraan.

Baca Juga  Bahlil Umumkan Temuan Gas Berlimpah di Kaltim

Dalam konteks tersebut, pemerintah diperkirakan akan mengombinasikan kebijakan subsidi dengan langkah efisiensi belanja serta optimalisasi penerimaan negara agar kesinambungan APBN tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

APBN Indonesia defisit fiskal Harga minyak dunia headline subsidi BBM 2026
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePoin Penting Pertemuan Prabowo dengan Presiden Korsel
Next Article Video: Indonesia dan Jepang Sepakat Dorong Perdamaian di Timur Tengah

Berita Lainnya

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Airlangga dan PM Belarus Bahas Penguatan Perdagangan hingga Ketahanan Pangan

Gusti Tetiro16 Mei 2026 / 08:08 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.