Moscow (Tutur.co.id) – Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengejek Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump karena dianggapnya salah perhitungan dengan menyerang negara sekutunya Iran.
“Jika mereka (AS) mengira dapat menaklukkan Iran dalam sehari atau beberapa jam, mereka mungkin menyadari sekarang betapa seriusnya mereka salah perhitungan, salah besar mereka,” kata Lavrov dilansir dari Huffintonpost.
Sindiran orang kepercayaan Vladimir Putin ini memang bukan tanpa alasan. Terbukti Amerika Serikat tampak mulai kewalahan terutama dengan besarnya anggaran yang dikeluarkan. Target menyelesaikan Iran dalam empat pekan atau sebulan tampaknya sulit terwujud.
Meski banyak petinggi Iran yang tewas termasuk Ayatollah Ali Khamenei, Iran masih berdiri tegak dengan melancarkan balasan ke basis-basis militer AS di negara Kawasan Teluk.
Yang menarik, sindiran dari Lavrov ini seakan menjadi balasan telak Rusia yang sebelumnya juga diejek karena tak kunjung berhasil menaklukkan Ukraina.

