Jakarta (Tutur.co.id) – Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Rismon Sianipar, bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026) pagi.
Berdasarkan pantauan, Rismon tiba di Kompleks Istana Wapres sekitar pukul 09.57 WIB mengenakan kemeja dan celana biru tua. Ia langsung masuk ke Kantor Wapres tanpa banyak komentar. Ia hanya menyebut kedatangannya untuk silaturahmi. Pertemuan antara Gibran dan Rismon berlangsung tertutup.
Sebagai catatan, Rismon merupakan salah satu tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi. Selain Rismon, Polda Metro Jaya juga menetapkan tujuh orang lainnya sebagai tersangka setelah penyidikan yang panjang.
Sebelumnya, Rismon Sianipar juga telah meminta maaf kepada Jokowi dan keluarganya setelah mengaku menemukan temuan terbaru dalam penelitiannya soal ijazah. Hal itu yang membuat dia berubah pikiran.
“Saya sebagai peneliti menyatakan minta maaf secara gentleman kepada keluarga Bapak Jokowi terkait dengan temuan-temuan saya yang baru yang saya umumkan,” ujar Rismon saat itu.
Gibran merespons permintaan maaf tersebut dan menyebut bulan Ramadhan sebagai momen baik untuk saling memaafkan. “Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat baik untuk saling memaafkan dan kembali merajut tali persaudaraan,” ucap Gibran dalam keterangannya.

