Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Petinggi Goldman Sachs Kathryn Ruemmler Mundur usai Sorotan Hubungan dengan Jeffrey Epstein

Petinggi Goldman Sachs Kathryn Ruemmler Mundur usai Sorotan Hubungan dengan Jeffrey Epstein

Internasional Gusti Tetiro16 Februari 2026 / 11:48 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kathryn Ruemmler, pengacara utama sekaligus General Counsel dan Chief Legal Officer di Goldman Sachs (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Kathryn Ruemmler, pengacara utama sekaligus General Counsel dan Chief Legal Officer di Goldman Sachs, mengumumkan pengunduran dirinya pada Kamis malam waktu setempat. Keputusan tersebut diambil setelah sorotan media terhadap dokumen email lama yang menunjukkan komunikasi akrabnya dengan terpidana kasus pelecehan seksual, Jeffrey Epstein.

Ruemmler dijadwalkan resmi meninggalkan jabatannya pada 30 Juni 2026. Ia merupakan penasihat hukum kunci bagi CEO Goldman Sachs, David Solomon, sejak bergabung pada 2020.

 

Sebut Sorotan Media Ganggu Kinerja

Dalam pernyataannya kepada Financial Times, Ruemmler menyebut perhatian media terhadap pekerjaannya di masa lalu sebagai pengacara pembela telah menjadi distraksi bagi institusi.

“Tanggung jawab saya adalah mengutamakan kepentingan Goldman Sachs. Perhatian media terkait situasi ini telah mencapai tingkat gangguan yang menyulitkan saya untuk menjalankan tugas,” ujarnya.

Ruemmler sebelumnya dikenal sebagai penasihat hukum Gedung Putih pada era Presiden Barack Obama. Di Goldman Sachs, ia dinilai berperan penting dalam manajemen risiko dan tata kelola hukum perusahaan.

CEO David Solomon menyatakan menghormati keputusan tersebut, seraya memuji profesionalisme Ruemmler selama menjabat.

 

Email, Hadiah Mewah, dan Kontak Darurat

Kontroversi bermula setelah Departemen Kehakiman AS merilis dokumen email dan catatan penyelidikan FBI terkait Epstein. Dalam dokumen tersebut, terungkap Ruemmler menjalin komunikasi yang dinilai terlalu akrab dengan Epstein saat masih bekerja di firma hukum Latham & Watkins pada 2014–2019.

Sejumlah poin yang menjadi sorotan media antara lain:

Hadiah mewah, termasuk tas Hermes, tas Fendi, paket spa, hingga kartu hadiah dari Bergdorf Goodman.

Sapaan personal, di mana dalam satu email Ruemmler menyebut Epstein sebagai “Uncle Jeffrey”.

Kontak pascapenangkapan, dengan catatan FBI menunjukkan Ruemmler termasuk tiga orang yang dihubungi Epstein setelah penangkapannya di New Jersey pada Juli 2019 atas tuduhan perdagangan seks anak.

Baca Juga  Pernyataan Trump Usai Teheran Dihujani Rudal Israel

Melalui juru bicaranya, Ruemmler menegaskan hubungannya dengan Epstein bersifat profesional sebagai penasihat hukum dan menyatakan tidak mengetahui tindakan kriminal kliennya saat itu. Namun, tekanan reputasi dinilai telah meluas.

 

Efek Domino di Dunia Korporasi

Kasus ini memperpanjang daftar tokoh elite yang terdampak asosiasi masa lalu dengan Epstein, yang meninggal bunuh diri di penjara pada 2019 sambil menunggu persidangan.

Sebelumnya, pimpinan firma hukum Paul Weiss, Brad Karp, juga dilaporkan mundur akibat isu serupa. Di Inggris, Morgan Sweeney, staf ahli Perdana Menteri Keir Starmer, turut mengundurkan diri setelah kontroversi terkait peninjauan koneksi Epstein.

Fenomena ini mencerminkan meningkatnya standar etika dan sensitivitas reputasi di sektor keuangan global. Di tengah era transparansi digital, relasi profesional masa lalu dengan figur bermasalah sekalipun dapat berubah menjadi risiko reputasi yang signifikan bagi korporasi besar.

Bagi Goldman Sachs, mundurnya Ruemmler menandai tantangan baru dalam menjaga kredibilitas tata kelola di tengah sorotan publik yang semakin tajam terhadap integritas para pemimpinnya.

David Solomon Goldman Sachs Epstein Kathryn Ruemmler mundur skandal Jeffrey Epstein
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJelang Ramadan: Ini Cara Metabolisme Tubuh Mulai Menyesuaikan Diri
Next Article Cek Update Harga Emas Antam Hari Ini, Turun Berapa Rupiah?

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

16 Juli 2026 / 22:58 WIB

Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!

16 Juli 2026 / 22:01 WIB

Tensi Kawasan Teluk Kembali Memanas, Dubes Yaman Sowan Anis Matta

15 Juli 2026 / 19:55 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Hilirisasi Perkebunan Dinilai Kunci Tingkatkan Nilai Tambah, Indef Minta Perhatikan Aspek Sosial dan Lingkungan

Gusti Tetiro22 Juni 2026 / 10:33 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.