Jakarta (Tutur.co.id) – Pelatih ganda putra Indonesia Antonius Budi Ariantho menilai komunikasi pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin semakin berkembang setelah kembali dipasangkan pada musim ini.
“Saat ini saya melihat komunikasinya semakin baik, baik di dalam maupun luar lapangan. Mungkin karena mereka tambah dewasa dia, ya,” ujar Antonius Budi Ariantho kepada pewarta di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Leo/Daniel yang kembali tampil bersama pada Thailand Open 2026 langsung mencatat hasil positif dengan merebut gelar juara pada akhir pekan lalu. Turnamen tersebut menjadi ajang pertama mereka tampil sebagai pasangan sejak terakhir bermain bersama pada 2024.
Namun, hasil apik di Thailand tidak berlanjut pada Malaysia Masters 2026. Leo/Daniel harus terhenti pada babak 32 besar setelah kalah dari pasangan China Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi melalui pertandingan rubber game dengan skor 19-21, 21-13, 15-21, Rabu.
Anton mengungkapkan dirinya tidak memberikan target khusus kepada Leo/Daniel setelah keduanya kembali dipasangkan. Menurut dia, pasangan tersebut dipersiapkan untuk program jangka panjang.
Ia menjelaskan fokus utama saat ini adalah membangun performa menuju penghitungan poin kualifikasi Olimpiade 2028 yang akan dimulai pada kalender BWF 2027.
PBSI sendiri memproyeksikan Leo/Daniel sebagai salah satu pasangan andalan Indonesia untuk tampil di Olimpiade 2028.
“Daniel sebelumnya tidak bermain selama setahun. Jadi sekarang luar biasa. Cuma saya harus terus memerhatikan kakinya yang pernah cedera,” tutur Anton mengenai evaluasinya terhadap performa Leo/Daniel sejauh ini.

