Jakarta (tutur.co.id)- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan selama Angkutan Lebaran 2026 tetap berjalan lancar dan terkendali di tengah tingginya mobilitas masyarakat, berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga hari H, jumlah penumpang tercatat mencapai 2,59 juta orang atau naik 5,4 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara total kendaraan mencapai 667.526 unit atau meningkat 7,2 persen. Pada periode harian (H), tercatat 156.838 penumpang dan 40.066 kendaraan menyeberang.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan peningkatan mobilitas tersebut tetap dapat dikelola dengan baik. “Kami memastikan layanan tetap prima melalui penguatan operasional dan koordinasi lintas stakeholder, dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa,” ujarnya.
Lintasan Jawa–Sumatera–Bali masih menjadi koridor tersibuk. Untuk menjaga kelancaran, ASDP melakukan penyesuaian pola operasi kapal, pengalihan kendaraan ke pelabuhan alternatif, serta penerapan delaying system di sejumlah buffer zone.
Dalam menghadapi arus balik, ASDP juga mengoptimalkan pengalihan layanan melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara bagi kendaraan logistik tertentu. Selain itu, pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) dan penguatan kontrol operasional berbasis real time terus diterapkan guna menjaga ritme layanan.
ASDP mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui Ferizy. Dengan dukungan stimulus diskon tarif yang masih tersedia, perseroan berkomitmen menjaga layanan penyeberangan tetap aman, tertib, dan nyaman hingga periode arus balik Lebaran.

