Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Pertamina Perkuat Budaya HSSE demi Operasional Aman dan Andal
  • Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mudah, Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jabodetabek 3 Juli 206
  • Perpanjang SIM Lebih Mudah, Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta 3 Juli 2026
  • MNC Sekuritas Beberkan Strategi untuk ADMR, BRMS, RATU, dan INDF
  • Australia vs Mesir: The Socceroos Berjuang Demi Harga Diri Asia
  • Wall Street Menguat, BRI Danareksa Ungkap 3 Saham Potensial Saat IHSG Sideways
  • HISMINU: Program MBG Jangan Korbankan Anggaran Pendidikan
  • IHSG Masih Konsolidatif, Phintraco Sekuritas Rekomendasikan ANTM, BBCA, BMRI, TPIA, dan INDF
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»MNC Sekuritas Beberkan Strategi untuk ADMR, BRMS, RATU, dan INDF

MNC Sekuritas Beberkan Strategi untuk ADMR, BRMS, RATU, dan INDF

Market Gusti Tetiro03 Juli 2026 / 08:29 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Suasana trading room di MNC Sekuritas saat memantau pergerakan IHSG. (Foto:Tutur/Dok. MNC Sekuritas)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 0,87 persen ke level 5.744 pada perdagangan sebelumnya. Meski demikian, MNC Sekuritas mengingatkan ruang koreksi masih terbuka sehingga investor perlu tetap mewaspadai pergerakan indeks dalam jangka pendek.

Dalam riset yang dirilis Jumat (3/7/2026), MNC Sekuritas menyebut penguatan IHSG masih didominasi volume pembelian. Namun, pada skenario terbaik (best case), posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian wave (b) dari wave [iv] sehingga masih berpotensi terkoreksi ke area 5.472-5.540.

“Namun, cermati skenario merah di mana IHSG saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3,” tulis tim riset MNC Sekuritas.

Secara teknikal, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG memiliki level support di 5.486 dan 5.317, sedangkan resistance berada di 6.007 dan 6.286.

Di tengah pergerakan tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang layak dicermati, yakni ADMR, BRMS, RATU, dan INDF.

ADMR – Buy on Weakness

Saham ADMR terkoreksi ke level 1.380 disertai tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan selama harga mampu bertahan di atas level 1.330 sebagai batas stop loss, saham ini berada pada fase awal wave [c] dari wave B.

Buy on Weakness: 1.350-1.375
Target Harga: 1.495 dan 1.595
Stop Loss: di bawah 1.330

 

BRMS – Buy on Weakness

BRMS menguat 1,68 persen ke level 484, namun kenaikan tersebut diiringi tekanan jual. Secara teknikal, saham ini diperkirakan sedang membentuk wave 5 dari wave (C).

Buy on Weakness: 398-456
Target Harga: 600 dan 725
Stop Loss: di bawah 384

 

RATU – Trading Buy

RATU terkoreksi 5,41 persen ke level 5.250 dengan tekanan jual yang meningkat. Pergerakan saham juga belum mampu menembus level MA60.

Baca Juga  Rupiah Melemah ke Level Terendah, BI Pastikan Stabilitas Terjaga

MNC Sekuritas memperkirakan RATU sedang berada pada bagian wave (iii) dari wave [i] dari wave C.

Trading Buy: 5.075-5.225
Target Harga: 5.850 dan 6.175
Stop Loss: di bawah 4.930

 

INDF – Sell on Strength

INDF menguat 2,65 persen ke level 6.775 dengan dukungan volume pembelian yang meningkat dan berhasil menembus level MA60.

Meski demikian, MNC Sekuritas menilai penguatan saham ini mulai terbatas karena diperkirakan sedang berada di penghujung wave [a] sehingga berpotensi mengalami koreksi membentuk wave [b] ke kisaran 6.425-6.550.

Sell on Strength: 6.900-6.975

headline IHSG hari ini MNC Sekuritas rekomendasi saham Saham ADMR BRMS INDF
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAustralia vs Mesir: The Socceroos Berjuang Demi Harga Diri Asia
Next Article Perpanjang SIM Lebih Mudah, Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta 3 Juli 2026

Berita Lainnya

Australia vs Mesir: The Socceroos Berjuang Demi Harga Diri Asia

03 Juli 2026 / 08:00 WIB

Wall Street Menguat, BRI Danareksa Ungkap 3 Saham Potensial Saat IHSG Sideways

03 Juli 2026 / 07:29 WIB

HISMINU: Program MBG Jangan Korbankan Anggaran Pendidikan

03 Juli 2026 / 07:00 WIB

IHSG Masih Konsolidatif, Phintraco Sekuritas Rekomendasikan ANTM, BBCA, BMRI, TPIA, dan INDF

03 Juli 2026 / 06:29 WIB

Mengharap Jurgen Klopp Menjadi Juru Selamat Jerman

03 Juli 2026 / 05:00 WIB

Tinggal Satu Kutukan yang Belum Bisa Dipatahkan Ronaldo

02 Juli 2026 / 18:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

KPK Endus Aroma Korupsi di Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Deba Salamah03 Maret 2026 / 02:00 WIB

Pertamina Perkuat Budaya HSSE demi Operasional Aman dan Andal

03 Juli 2026 / 09:30 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mudah, Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jabodetabek 3 Juli 206

03 Juli 2026 / 08:57 WIB

Perpanjang SIM Lebih Mudah, Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta 3 Juli 2026

03 Juli 2026 / 08:52 WIB

MNC Sekuritas Beberkan Strategi untuk ADMR, BRMS, RATU, dan INDF

03 Juli 2026 / 08:29 WIB

Australia vs Mesir: The Socceroos Berjuang Demi Harga Diri Asia

03 Juli 2026 / 08:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.