Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Mengenal Sosok Reza Pahlavi, Pewaris Tahta Kerajaan Iran yang Hidup di Pengasingan

Mengenal Sosok Reza Pahlavi, Pewaris Tahta Kerajaan Iran yang Hidup di Pengasingan

Internasional Adi P28 Februari 2026 / 20:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Reza Pahlavi, pewaris tahta Kerajaan Iran, seperti dilansir IranWire Sabtu (28/2/2026) menyebut saat ini sedang dilangsungkan operasi “kemanusiaan” di Iran. (Foto:Tutur/IranWire)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Putra Mahkota Iran di pengasingan, Reza Pahlavi, menyebut apa yang sekarang berlansung di negerinya sebagai langkah dan operasi “kemanusiaan” dan menyatakan bahwa waktu untuk kembali ke jalanan sudah dekat. Ia juga menyerukan militer dan polisi untuk lebih berpihak kepada rakyat.

Dalam pernyataannya, oposisi pemerintahan Khamenei ini meminta warga Iran tidak tergesa-gesa turun ke jalan, tetap berada di rumah dan jaga ketenangan serta keamanan Anda.

Reza Pahlavi adalah putra dari Shah terakhir Iran, Mohammad Reza Pahlavi, yang digulingkan dalam Revolusi Iran 1979. Sejak jatuhnya monarki dan berdirinya Republik Islam yang dipimpin oleh Ruhollah Khomeini, keluarga Pahlavi hidup di pengasingan.

Pangeran Pahlavi lahir di Teheran Iran pada 1960, dan menjadi putra mahkota (crown prince) sebelum revolusi. Ia tidak pernah memerintah Iran, tetapi oleh para pendukung monarki dan sebagian oposisi disebut sebagai simbol alternatif kepemimpinan pasca-Republik Islam.

Posisi Politik

Reza Pahlavi memposisikan diri sebagai tokoh oposisi terhadap pemerintahan Republik Islam Iran. Dalam berbagai pernyataan publik, ia menyerukan perubahan rezim melalui tekanan rakyat. Mengklaim mendukung transisi demokratis dan referendum untuk menentukan bentuk pemerintahan masa depan Iran (apakah tetap republik atau kembali ke monarki konstitusional). Berupaya merangkul kelompok oposisi lintas spektrum, termasuk aktivis diaspora.

Namun, posisinya juga kontroversial. Sebagian warga Iran mengingat era monarki dengan kritik terkait otoritarianisme dan pelanggaran HAM pada masa ayahnya, sementara pendukungnya menilai periode tersebut lebih stabil dibanding kondisi saat ini.

Peran Saat Ini

Dalam konteks eskalasi konflik dan ketegangan politik terbaru, Reza Pahlavi kembali aktif menyampaikan pesan politik kepada warga dan aparat Iran. Ia sering menggunakan media internasional dan media sosial untuk menyerukan mobilisasi sipil dan mendesak aparat keamanan agar berpihak kepada rakyat.

Baca Juga  Lagi dan Lagi, Puluhan Siswa Keracunan MBG di Cimahi

Singkatnya, Reza Pahlavi adalah figur simbolik oposisi Iran di pengasingan—bukan pejabat resmi—yang mengklaim mewakili alternatif politik terhadap sistem Republik Islam yang berkuasa sejak 1979.

Setelah Revolusi Iran 1979 yang menggulingkan ayahnya, Mohammad Reza Pahlavi, keluarga kerajaan Iran meninggalkan negara tersebut. Reza Pahlavi sempat berpindah-pindah (termasuk ke Mesir dan Maroko pada periode awal pengasingan), sebelum akhirnya menetap di Amerika Serikat. Reza Pahlavi saat ini tinggal di Amerika Serikat, dan sudah lama bermukim di wilayah Washington, D.C. beserta keluarganya.

Amerika Serikat headline iran Perang Iran Israel Revolusi Iran Reza Pahlavi Reza Pahlevi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIran Membara, Presiden Prabowo Siap Terbang ke Teheran
Next Article 53 Murid di Minab Iran Tewas Akibat Serangan Israel-AS

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Terinspirasi Iran dan Selat Hormuz, Menkeu Usulkan Pemungutan Pajak Kapal di Selat Malaka

Kristo Suryokusumo22 April 2026 / 13:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.