Roma (Tutur.co.id) – Penampilan impresif ditunjukkan Marco Bezzecchi pada awal musim MotoGP 2026. Pembalap andalan Aprilia Racing itu sukses menyapu bersih tiga kemenangan balapan utama yang mempertegas statusnya sebagai kandidat kuat juara dunia musim ini.
Setelah meraih kemenangan di Buriram dan Goiania, Bezzecchi kembali tampil dominan di Circuit of the Americas (COTA), Austin. Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan kemenangannya menjadi lima balapan beruntun, termasuk dua kemenangan pada akhir musim 2025.
Tak hanya itu, pembalap asal Italia tersebut juga memecahkan rekor milik Jorge Lorenzo sebagai pembalap dengan jumlah lap memimpin terbanyak di era modern MotoGP. Hingga seri Amerika Serikat, Bezzecchi tercatat memimpin selama 121 lap tanpa sekalipun tersalip.
Di sisi lain, awal musim menjadi periode yang penuh tantangan bagi Marc Marquez. Pembalap Ducati Lenovo Team itu masih berjuang mengatasi dampak cedera bahu yang dialaminya pada akhir 2025, sekaligus beradaptasi dengan motor Desmosedici GP26.
Kesulitan tersebut semakin terasa di COTA, ketika Marquez harus menjalani long lap penalty akibat insiden dengan Fabio Di Giannantonio pada sesi Sprint. Situasi itu membuatnya harus puas finis di posisi kelima, tertinggal delapan detik dari Bezzecchi.
Mantan pembalap MotoGP, Carlos Checa, bahkan menilai ada sesuatu yang belum optimal dari performa Marquez setelah melihat jalannya balapan di Austin. Marquez sendiri mengakui kondisi fisiknya masih belum sepenuhnya pulih.
“Lengan kanan saya terhantam keras, itulah mengapa lengan bawah saya sangat bengkak. Itu sangat menghambat saya. Sekarang kami punya waktu tiga minggu untuk terus berbenah,” ujarnya.
Meski berada dalam situasi sulit, Marquez tetap memberikan apresiasi tinggi kepada rivalnya. Ia mengakui performa Bezzecchi saat ini berada di level yang sulit disaingi.
“Bezzecchi berada dalam performa yang luar biasa dan dia membuktikannya. Saat ini, dia tak terbendung,” kata Marquez.
Dengan jeda tiga pekan menuju seri berikutnya, Marquez bertekad memanfaatkan waktu untuk memulihkan kondisi fisik dan meningkatkan performa.

