Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Lima Hari Pertempuran, Korban Tewas di Iran Capai 1.045 Orang

Lima Hari Pertempuran, Korban Tewas di Iran Capai 1.045 Orang

Internasional Deba Salamah05 Maret 2026 / 02:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Sebuah video yang beredar pada Selasa, 3 Maret 2026, memperlihatkan kehancuran gedung kantor Mejelis Ahli di kota Qom, Iran. (Foto:Tutur/Tangkapan Layar IranWire)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teheran (Tutur.co.id)– Hari kelima konflik militer antara Iran kontra Amerika Serikat dan Israel, jumlah korban tewas yang dilaporkan di Iran mencapai 1.045 orang. Angka tersebut diumumkan pada Rabu (4/3/2026) oleh Bonyad Shahid va Omur-e Isargaran, lembaga pemerintah Iran yang menangani urusan keluarga korban perang dan para veteran.

Dalam pernyataannya, lembaga tersebut menjelaskan bahwa angka korban didasarkan pada jumlah jenazah yang telah menjalani prosesi pemakaman resmi. Namun hingga saat ini, belum ada rincian lebih lanjut mengenai asal wilayah para korban maupun status mereka, apakah berasal dari kalangan militer atau warga sipil.

Ketiadaan data yang lebih terperinci memunculkan berbagai pertanyaan dari pengamat dan media mengenai skala sebenarnya dampak konflik di berbagai wilayah Iran. Tanpa informasi mengenai distribusi korban di tingkat provinsi atau kota, serta pemisahan antara korban sipil dan militer, sulit untuk menilai secara akurat bagaimana konflik tersebut memengaruhi masyarakat.

Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir antara Iran di satu pihak dan Amerika Serikat serta Israel di pihak lain. Perselisihan mengenai isu keamanan regional, program nuklir Iran, serta dinamika konflik di Timur Tengah menjadi latar belakang yang memperburuk hubungan ketiga negara tersebut.

Selama ini, laporan mengenai korban di Iran umumnya disampaikan melalui Bonyad Shahid, lembaga yang secara tradisional mencatat dan mengurus keluarga korban perang. Karena pencatatan mereka didasarkan pada jenazah yang telah dimakamkan secara resmi, angka yang diumumkan sering kali belum mencerminkan keseluruhan korban secara real time.

Sejumlah media dan pengamat juga menyoroti bahwa hingga kini pemerintah Iran belum merilis statistik yang lebih rinci, seperti jumlah korban berdasarkan wilayah, perbandingan antara korban sipil dan militer, serta data mengenai korban luka atau orang yang masih dinyatakan hilang. Akibatnya, angka 1.045 korban tewas yang diumumkan saat ini dipandang sebagai perkiraan minimum dan masih berpotensi bertambah seiring masuknya laporan dari berbagai daerah di Iran.

Baca Juga  IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways, BRI Danareksa Rekomendasikan Saham HMSP, JSMR, dan GULA
Amerika Serikat headline iran israel Perang Timur Tengah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMU Tanpa Lisandro Martinez saat Hadapi Newcastle
Next Article Meluas, AS Serang Kapal Perusak Iran di Perairan Sri Lanka

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Lini Serang Man City Bikin Kecewa Pep Guardiola

Deba Salamah15 Maret 2026 / 22:09 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.