Roma (Tutur.co.id) – Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, menilai timnya masih memiliki pekerjaan rumah besar pada aspek teknis, khususnya di sektor unit daya, setelah menjalani tiga seri awal Formula 1 musim 2026.
Ferrari saat ini berada di posisi kedua klasemen konstruktor, membayangi Mercedes yang tampil dominan dengan menyapu bersih tiga balapan pembuka musim. Meski masih kompetitif, Leclerc menegaskan bahwa peningkatan performa menjadi kebutuhan mendesak jika ingin bersaing dalam perebutan gelar.
“Saya rasa jika melihat kembali di tiga seri awal musim ini, sudah jelas bahwa kami memerlukan pengembangan dan itu terutama terfokus pada komponen unit daya,” ujar pembalap asal Monako tersebut.
Namun, ia mengakui bahwa pembenahan tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Ferrari dipastikan belum akan membawa pembaruan signifikan pada Grand Prix Miami yang dijadwalkan berlangsung awal Mei.
“Tapi sejujurnya kami tidak bisa memberikan pengembangan apapun di Miami nanti,” katanya.
Leclerc juga menyoroti bahwa tantangan musim ini tidak hanya terbatas pada unit daya. Regulasi baru yang mulai diterapkan pada 2026 membuat seluruh tim harus beradaptasi dengan banyak komponen yang benar-benar baru dan minim data pendukung.
“Di tahun seperti ini semuanya terasa baru. Saya rasa semua pengembangan yang dilakukan oleh setiap tim sangatlah masif, jadi ini bukan hanya perkara unit daya saja,” tambahnya.
Secara individu, Leclerc kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan 49 poin, terpaut 23 poin dari pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, yang memimpin klasemen.
Saat ini, Formula 1 memasuki jeda panjang selama satu bulan setelah dua seri di Timur Tengah yakni GP Bahrain dan GP Arab Saudi ditangguhkan akibat meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Teluk.

