Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hiburan»Lebaran di China: Tradisi Muslim Hui dan Kuliner Khas di Guyuan, Ada Apa Aja?

Lebaran di China: Tradisi Muslim Hui dan Kuliner Khas di Guyuan, Ada Apa Aja?

Hiburan Muthia Hanifah20 Maret 2026 / 20:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Umat muslim di China komunitas Hui, khususnya di wilayah Ningxia merayakan Idulfitri dengan salat id, dilanjut pesta kuliner khas seperti Sanzi, Youxiang, dan lain-lain. (Foto:Tutur/Ilustrasi AI dan Baidu Baijiahao)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ningxia, China (tutur.co.id) – Perayaan lebaran di China atau Idulfitri (开斋节/Kāizhāijié) menjadi momen penting bagi komunitas Hui, khususnya di wilayah Ningxia. Di kota Guyuan, tradisi ini telah berlangsung selama ratusan tahun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Muslim Hui.

Seperti di negara Muslim lainnya, Idulfitri di China diawali dengan salat Id yang digelar di masjid-masjid setempat. Warga mengenakan pakaian terbaik dan berkumpul bersama keluarga serta tetangga. Momen ini tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga simbol kebersamaan dan silaturahmi dalam komunitas.

Setelah ibadah, suasana lebaran di Guyuan berlanjut ke dapur-dapur keluarga. Aktivitas memasak menjadi pusat perayaan, menghadirkan berbagai hidangan khas yang hanya disajikan saat hari raya. Aroma makanan yang digoreng dan disiapkan bersama menciptakan suasana hangat khas Lebaran.

Salah satu kuliner paling ikonik adalah sǎnzi (馓子), camilan berbentuk anyaman tipis yang digoreng hingga renyah dan berwarna keemasan.

Bagi masyarakat Hui, sanzi bukan sekadar makanan ringan. Hidangan ini sering diberikan kepada anak-anak sebagai simbol kebahagiaan dan harapan agar mereka tumbuh sehat dan kuat.

Dua kue khas Hui, wilayah Ningxia seperti Youxiuang dan Sanzi yang menjadi menu legendaris lebaran di China. (Foto:Tutur/Ilustrasi Baidu Baijiahao)

Selain itu, ada juga yóuxiāng (油香), roti goreng khas yang biasanya disajikan untuk tamu. Tradisi membagikan youxiang kepada kerabat dan tetangga mencerminkan nilai kebersamaan yang kuat dalam budaya Muslim Hui.

Lebaran di Guyuan juga identik dengan hidangan berbahan dasar daging, terutama daging domba. Wilayah Ningxia dikenal sebagai pusat peternakan, sehingga menu berbasis daging domba menjadi sajian utama. Hidangan ini biasanya dimasak secara sederhana untuk mempertahankan cita rasa asli.

Melalui tradisi kuliner dan kebersamaan keluarga, masyarakat Muslim Hui di Guyuan tidak hanya merayakan Idul Fitri, tetapi juga menjaga warisan budaya yang telah bertahan lintas generasi. Lebaran di China menunjukkan bahwa meski dirayakan di lingkungan yang berbeda, makna utamanya tetap sama: kebersamaan, berbagi, dan mempererat silaturahmi.

Baca Juga  Hari Buku Nasional: Dee Lestari Ingatkan "Long Reading" Tak Tergantikan AI untuk Tingkatkan Literasi
headline Idulfitri kuliner lebaran di China Mudik Sanzi Yiuxiang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLayanan Dibuka Kembali, Arus Gilimanuk Tetap Lancar dan Terkendali
Next Article Lupa Tata Cara Salat Idulfitri, Begini Panduan Menurut MUI

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Lokasi Layanan SIM Keliling 9 Juni 2026

Galuh Parantri09 Juni 2026 / 07:50 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.