Indiana (tutur.co.id) – Los Angeles Lakers melanjutkan tren positif setelah menundukkan Indiana Pacers dengan skor 137-130 dalam lanjutan NBA, Rabu (25/3) waktu setempat.
Lakers tampil dominan sejak awal laga dengan mencetak 10 poin pertama dan tidak pernah tertinggal hingga peluit akhir. Mereka bahkan sempat unggul hingga 29 poin di kuarter ketiga.
Hasil ini menutup tur tandang dengan rekor impresif 5-1, sekaligus memperpanjang catatan kemenangan menjadi 13 dari 15 pertandingan terakhir.
Sorotan utama tertuju pada Luka Doncic yang tampil luar biasa dengan mencetak 43 poin.
Ia memasukkan 15 dari 30 tembakan serta hampir sempurna dari garis bebas dengan 9 dari 10 percobaan. Ini menjadi bagian dari tren konsistensinya setelah mencetak minimal 30 poin dalam 10 dari 11 pertandingan terakhir Lakers.
Selain Doncic, Austin Reaves menyumbang 25 poin, sementara LeBron James menambahkan 23 poin.
LeBron juga tampil penting di momen akhir dengan dua lemparan bebas saat Pacers sempat memangkas jarak.
Jaxson Hayes turut tampil impresif dengan mencatatkan double-double, 21 poin dan 10 rebound.
Dari kubu Pacers, Pascal Siakam mencetak 20 poin, disusul Jay Huff dengan 18 poin.
TJ McConnell yang masuk dari bangku cadangan menyumbang 17 poin, sementara Andrew Nembhard mencatatkan performa impresif dengan 14 poin dan 19 assist—rekor tertinggi dalam kariernya.
Pacers sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 131-124 di sisa 45 detik, bahkan mendekat 133-127 lewat tripoin, namun gagal mengejar lebih jauh.
Lakers tampil tanpa Deandre Ayton yang mengalami kejang punggung. Sementara Rui Hachimura dan Marcus Smart kembali absen akibat cedera.
Di sisi lain, Tyrese Haliburton terlihat kembali ke bangku cadangan untuk pertama kalinya dalam sebulan setelah mengalami gangguan kesehatan. Ia sebelumnya juga absen panjang akibat cedera tendon Achilles.
Kemenangan ini mempertegas posisi Lakers di papan atas Wilayah Barat. Konsistensi performa, terutama dari Doncic, menjadi sinyal kuat bahwa tim asal Los Angeles ini siap menjadi penantang serius dalam perebutan gelar musim ini.
Dengan momentum yang terus terjaga, Lakers kini menjadi salah satu tim paling panas di NBA jelang fase krusial menuju playoff. (sas)

