Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hiburan»Kopi Tibet Mendunia! Inovasi Rasa Unik yang Bikin Pecinta Kopi Penasaran

Kopi Tibet Mendunia! Inovasi Rasa Unik yang Bikin Pecinta Kopi Penasaran

Hiburan Muthia Hanifah24 April 2026 / 11:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Tsomo (kedua dari kanan), pendiri Nindo Coffee, bersama para roaster kopi Prancis di Paris Coffee Festival. (Foto: Tutur/China Daily)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Xizang (tutur.co.id) – Dunia kopi kembali menghadirkan inovasi tak terduga dari wilayah Xizang (Tibet), Tiongkok. Kopi khas daerah ini mulai mencuri perhatian dunia berkat cita rasa unik yang berbeda dari kopi biasa. Brand lokal seperti Nindo Coffee sudah tampil di festival kopi di Paris.

Ini menjadi bukti bahwa kopi tidak hanya soal rasa, tetapi juga budaya. Fenomena ini menunjukkan bahwa identitas lokal kini menjadi daya tarik baru di pasar global.

Yang membuat kopi ini istimewa adalah perpaduan antara kopi modern dan tradisi Tibet. Salah satu varian yang menarik perhatian adalah salted milk tea dirty blend, yang terinspirasi dari teh susu asin khas daerah tersebut. Hasilnya adalah kopi dengan cita rasa gurih, creamy, dan unik. Tidak heran jika banyak pengunjung festival kembali mencicipi dan merekomendasikannya kepada orang lain.

Menurut pendirinya, Tsomo, perjalanan membawa kopi Tibet ke dunia bukanlah hal instan. Butuh waktu bertahun-tahun untuk membawa kopi Tibet ini ke panggung dunia.

“Bagi kami, go global bukanlah usaha satu kali, tetapi perjalanan yang berkelanjutan selama delapan tahun,” ujar Tsomo dikutip dari China Daily, Jumat 24 April 2026.

Ini menjadi contoh bagaimana produk lokal bisa bersaing di pasar global dengan pendekatan menjadikan kopi bukan sekadar produk, tetapi juga medium untuk membawa cerita budaya.

Selain rasa, pengalaman menikmati kopi ini juga sangat khas. Booth mereka dihiasi dengan elemen budaya Tibet seperti topeng opera dan kain tradisional. Pengunjung tidak hanya minum kopi, tetapi juga merasakan budaya yang ditampilkan. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pasar internasional.

Inovasi ini juga mendapat apresiasi dari komunitas kopi global. “Kopi Tibet ini sangat unik, rasanya manis, kaya, dan seimbang. Saya sangat menyukainya,” kata Angie Molina, dikutip dari China Daily. Pujian ini menunjukkan bahwa kopi berbasis budaya lokal mampu bersaing di level internasional.

Baca Juga  Tiongkok Tertangkap Tangan Bantu Iran, Trump: Hadiah dari Beijing

Tren ini menunjukkan bahwa industri kopi semakin berkembang ke arah yang lebih kreatif. Konsumen kini tidak hanya mencari rasa, tetapi juga cerita di balik produk. Kopi Tibet berhasil memenuhi kedua hal tersebut. Ini menjadi peluang besar bagi daerah lain untuk mengembangkan produk serupa. Hal ini mencerminkan pergeseran tren global yang semakin menghargai autentisitas.

Di Xizang sendiri, budaya ngopi juga semakin berkembang. Kafe-kafe mulai menjadi tempat berkumpul dan bekerja. Hal ini menunjukkan perubahan gaya hidup masyarakat setempat. Kopi kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Para pelaku industri kopi melihat potensi besar dari kopi ini. Mereka menilai bahwa inovasi berbasis budaya dapat menjadi keunggulan kompetitif. Dengan strategi yang tepat, kopi Tibet bisa menjadi pemain baru yang kuat di industri kopi global.

Ke depan, Nindo Coffee berencana mengadakan festival kopi di Xizang. Mereka juga ingin menarik lebih banyak kolaborasi internasional. Ini menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi mereka di pasar global. Langkah ini juga membuka peluang kolaborasi dan pertukaran budaya dalam industri kopi global.

Bagi pecinta kopi, ini bukan sekadar minuman baru, tetapi pengalaman rasa yang membawa cerita budaya dari dataran tinggi Tibet. Kopi Tibet menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu datang dari teknologi, tetapi juga dari keberanian mengangkat tradisi ke panggung global.

kopi kopi tibet kuliner Tiongkok
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRugi Garuda Indonesia Menyusut ke Rp803 Miliar, Pendapatan Mulai Naik
Next Article Hari Bumi 2026, Telkom Pertegas Langkah Strategis Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Berita Lainnya

Keren! Film Keluarga Indonesia Rajin Rajai Global Top 10 Netflix Tiap Minggu

11 Juli 2026 / 15:45 WIB

Pariwisata RI Melesat: Wisman Tembus 1,38 Juta, Malaysia Masih Jadi ‘Raja’

01 Juli 2026 / 22:07 WIB

Saat Kuasa Hukum Nadiem Protes usai Hakim Bacakan Vonis: Yang Mulia Takut?

30 Juni 2026 / 16:10 WIB

Purbaya Sidak Perusahaan Baja Tiongkok, Jamin Persaingan Sehat

25 Juni 2026 / 14:13 WIB

Jangan Lewatkan Pameran Hewan Peliharaan JIPS 2026, Catat Tanggal dan Waktunya

25 Juni 2026 / 14:11 WIB

Makna Lagu Rusak Ancur dari Slank, Kritik Kerusakan Lingkungan dan Proyek Pembangunan

13 Juni 2026 / 08:50 WIB
Form Komentar Cancel Reply

FIFA Terapkan Aturan Anti Arsenal di Piala Dunia 2026

Deba Salamah02 Juni 2026 / 07:30 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.