Tokyo (Tutur.co.id) – Toyota Motor (Global) akan mengurangi produksi mobilnya secara drastis pada bulan Maret ini untuk kendaraan yang ditujukan bagi pasar Timur Tengah. Hal itu terpaksa dilakukan karena konflik di Iran.
Dilansir dari Nikkei, pengurangan produksi tersebut akan berjumlah sekitar 20.000 unit kendaraan, atau sebagian besar pengiriman bulanan perusahaan dari Jepang ke wilayah tersebut.
Sumber-sumber mengatakan rencana tersebut mencakup periode 9 hingga 31 Maret dan Toyota telah memberi tahu para pelanggan. Langkah ini diambil karena bentrokan di Timur Tengah mengganggu pengiriman ke wilayah tersebut.
Tahun lalu, Toyota mengekspor sekitar 20.000 hingga 30.000 kendaraan per bulan ke Timur Tengah.
Konflik Iran menimbulkan kekhawatiran bahwa produsen Jepang lainnya mungkin terpaksa mengurangi ekspor ke wilayah tersebut.

