Teheran (Tutur.co.id) – Anggota komunitas Yahudi di Teheran melihat puing-puing sebuah sinagoge yang rusak akibat serangan udara Israel. Rekaman peninjauan tersebut dipublikasikan oleh media pemerintah Iran, Press TV.
Sinagoge yang berada di ibu kota Iran itu dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga sebagian besar bangunannya hancur setelah serangan yang terjadi pada 7 April 2026. Tempat ibadah tersebut diketahui telah lama menjadi pusat kegiatan keagamaan komunitas Yahudi setempat.
Pemerintah Iran menyatakan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel. Teheran mengecam insiden itu sebagai pelanggaran terhadap tempat ibadah serta nilai-nilai keagamaan.
Di sisi lain, pihak Israel dalam sejumlah laporan menyebut bangunan tersebut bukan target utama serangan. Mereka menyatakan kerusakan yang terjadi merupakan dampak tambahan atau collateral damage dari serangan yang ditujukan pada target militer di sekitar lokasi.
Peristiwa ini menambah daftar kekhawatiran internasional terkait dampak konflik terhadap fasilitas sipil, termasuk tempat ibadah. Di tengah eskalasi ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel dalam beberapa pekan terakhir, perlindungan terhadap objek non-militer kembali menjadi sorotan.

